Inilah Beda Pustaka Sekolah di Indonesia Vs Inggris, Australia dan China

Milna Miana
- Kamis, 21 Oktober 2021 | 11:30 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Sebagian masyarakat Indonesia mengenal perpustakaan sebagai salah satu fasilitas di bangku sekolah. Namun, perpustakaan sekolah pun kerap sepi pengunjung. Faktornya beragam, dari kurang lengkapnya koleksi buku di perpustakaan sekolah hingga minat baca yang masih kurang di kalangan pelajar.

Untuk menggemakan kembali fungsi perpustakaan sebagai pusat informasi dan pengetahuan di sekolah, dunia merayakan International School Library Day atau Hari Perpustakaan Sekolah Internasional setiap tanggal 18 Oktober.

Baca Juga: Tips Menulis Daftar Pustaka untuk Rujukan Makalah, Tesis, Jurnal, Disertasi dan Artikel Ilmiah

Hari peringatan ini diharapkan mampu mendorong para pelajar dan orangtua untuk meningkatkan minat baca, sekaligus membangun budaya membaca sejak dini.

International School Library Day awalnya diperingati pada 18 Oktober 1999 dan merupakan hasil inisiatif dari Dr. Blanche Wolls, President International Association of School Librarianship (IASL).

Baca Juga: Laboratorium dan Pustaka Maya Kini Sudah Bisa Diakses untuk Dukung Pembelajaran Jarak Jauh

Internasional ini kembali ditegaskan pada tahun 2005, oleh Peter Genco, presiden IASL. Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh pihak perpustakaan memahami tentang pentingnya sarana pengembangan yang harus ada dalam perpustakaan.

Perpustakaan sekolah di dunia

Sebenarnya penurunan minat pelajar untuk datang dan memanfaatkan perpustakaan sekolah tengah terjadi di hampir semua negara di dunia. Oleh karenanya, banyak sekolah yang menyulap perpustakaan menjadi ruang baca yang nyaman dengan desain yang unik serta kekinian.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: rilis

Tags

Terkini

X