Syarat Penumpang Pesawat Wajib PCR, Legislator: Ini Kebijakan Aneh

- Jumat, 22 Oktober 2021 | 18:45 WIB
Anggota Komisi IX DPR RI Nur Nadlifah
Anggota Komisi IX DPR RI Nur Nadlifah

 

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Anggota Komisi IX DPR RI Nur Nadlifah mempertanyakan keputusan pemerintah mewajibkan penumpang pesawat domestik menyertakan hasil pemeriksaan negatif Covid-19 dengan  PCR.

“Ini kebijakan aneh. Percuma masyarakat diajak menyukseskan vaksinasi tapi kenyataan di lapangan masih dibebankan dengan tes PCR naik pesawat. Seharusnya masyarakat tidak dibebankan dengan hal-hal yang mestinya tidak perlu dilakukan," ujar Nadlifah, Jumat (22/10/2021).

Baca Juga: BMKG Sebut Gempa Selatan Jawa Timur Hari Bukan Megathrust

Menurut Nur Nadlifah seharusnya pemerintahan membuat kebijakan yang tidak bertolak belakang dan menimbulkan spekulasi publik mengenai konspirasi Covid-19 ini.

“Kenapa saya bilang aneh, kita selama ini berjuang mati-matian mengajak masyarakat untuk mau divaksin sehingga herd immunity tercapai. Setelah perlahan itu diterima oleh publik, justru pemerintah sendiri yang merusaknya," teqasnya.

Dia menontoh kebijakan penumpang pesawat wajib PCR. Publik jadi berpikir bahwa vaksin itu proyek bisnis kesehatan.

"Percuma vaksin wong masih wajib tes PCR," sambung Politisi Fraksi PKB itu.

 Dia juga menilai bila Keputusan Mendagri Nomor 53 Tahun 2021 tetang PPKM yang mewajibkan tes PCR untuk perjalanan Jawa-Bali, bertolak belakang dari keinginan pemerintah sendiri yang sedang bekerja keras melakukan percepatan pemulihan ekonomi.

Halaman:

Editor: Heldi Satria

Tags

Terkini

Dibuka Rekrutmen Tamtama TNI AU 2022, Lulusan SMP

Minggu, 5 Desember 2021 | 09:15 WIB

Geologi ESDM Ungkap Penyebab Meletusnya Gunung Semeru

Minggu, 5 Desember 2021 | 07:15 WIB

41 Orang Alami Luka Bakar Akibat Erupsi Gunung Semeru

Sabtu, 4 Desember 2021 | 23:15 WIB
X