Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Rusak 180 Rumah Warga di Kudus

Heldi Satria
- Jumat, 22 Oktober 2021 | 23:15 WIB
180 rumah di Kudus rusak akibat diterjang angin kencang  ((Foto : BNPB))
180 rumah di Kudus rusak akibat diterjang angin kencang ((Foto : BNPB))

HARIANHALUAN.COM - Sebagian Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah dilanda hujan lebat dan angin kencang pada Kamis, 21 Oktober 2021. Akibatnya, sejumlah rumah warga dan fasilitas umum mengalami kerusakan.

Hingga Jumat (22/10/2021), data Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB mencatat 180 rumah warga terdampak dengan tingkat kerusakan beragam. Sebagian besar rumah mengalami kerusakan ringan hingga sedang pada bagian atap. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus melaporkan tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut.

"Sampai saat ini tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengungsi akibat angin kencang," jelas Wiyoto, Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan melalui pesan singkat.

Baca Juga: Wako Padang Sambut Baik Lembaga Halal Syariah

BPBD setempat menginformasikan sebaran 180 rumah rusak terdapat di 4 desa yaitu 93 rumah di Desa Kalirejo, 82 rumah di Desa Glagahwaru, 3 rumah di Desa Lambangan, dan 2 rumah di Desa Medini. Paska kejadian, BPBD Kabupaten Kudus bersama TNI/Polri, warga sekitar serta relawan melakukan penangan darurat dengan pembenahan genteng rumah warga yang terdampak. BPBD setempat juga terus melakukan pendataan dan koordinasi dengan kecamatan setempat.

Pihaknya mengaku telah memberikan bantuan logistik awal kepada korban terdampak angin kencang berupa paket makanan dan kesehatan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini cuaca tiga harian.

Pada Jumat (22/10), Provinsi Jawa Tengah berpotensi mengalami hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir juga angin kencang. Sementara pada Sabtu (23/10) hingga Minggu (24/10) Provinsi Jawa Tengah khususnya Kabupaten Kudus diperkirakan cuaca cerah berawan. Pada musim hujan, BNPB mengimbau masyarakat untuk waspada dan siaga akan bahaya Hidrometeorologi seperti angin kencang. Warga diharapkan dapat berlindung di tempat yang kokoh dan menghindari berlindung di bawah pohon maupun baliho. (*)

 

Editor: Heldi Satria

Sumber: Okezone.com

Tags

Terkini

PLN Siap Bangun Pembangkit EBT 10,6 GW Hingga 2025

Sabtu, 4 Desember 2021 | 18:20 WIB

Jokowi Minta Polri Turut Kawal Realisasi Investasi

Jumat, 3 Desember 2021 | 19:05 WIB

Jokowi Tinjau Terminal BBM di Bali

Jumat, 3 Desember 2021 | 14:43 WIB

Bali Bakal Jadi Lokasi IPU Tahun Depan

Jumat, 3 Desember 2021 | 13:50 WIB
X