Indonesia Harus Waspada Gelombang 3 Covid, Rusia hingga Inggris Sudah Meledak

Rahma Nurjana
- Sabtu, 23 Oktober 2021 | 07:44 WIB
Ilustrasi (Foto: Reuters)
Ilustrasi (Foto: Reuters)

Saat ini sejak pandemi terjadi, ada 8.168.305 kasus Covid-19. Sejak virus masuk tahun 2020, ada 228.453 kematian.

Sementara itu guna menekan kasus, Moskow ibu kota Rusia disebut kembali akan memberlakukan penguncian. Ini akan berlaku 28 Oktober.

Wali Kota Serge Sobyanin mengatakan semua toko, bar dan restoran akan ditutup. "Kecuali menjual barang penting," tegasnya dikutip dari NDTV.

Sebelumnya Presiden Rusia Vladimir Putin menyetujui penutupan tempat kerja selama seminggu 30 Oktober hingga 7 November. Ia juga merestui, para pemimpin regional memperkenalkan langkah-langkah lain atas kebijaksanaan mereka.

Dalam laporan Kamis (21/10/2021), kasus baru Inggris kini menembus 52.009. Angka ini merupakan rekor terbaru sejak 17 Juli 2021 di mana ada 54.674 kasus.

Hal itu membuat total Covid-19 Inggris sejak corona menyerang di 2020 menjadi 8,6 juta orang. Inggris menjadi negara keempat terbanyak penderita Covid-19 di dunia.

Kamis Inggris juga mencatat 115 kematian baru. Kini angka total kematian menjadi 139.146 sejak pandemi terjadi.

Sejumlah ahli kesehatan menyuarakan "rencana B" ke pemerintah Inggris. Mereka menyebut pemerintah "melakukan kelalaian dengan sengaja" jika tak melakukan hal ini.

Dokter mendesak warga kembali bekerja di rumah dan wajib memakai masker. Lonjakan banyak terjadi di klaster keluarga dan aktivitas dalam ruangan.

Meski demikian, mengutip BBC International, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengatakan kasus rawat inap dan kematian tetap rendah meski infeksi tinggi. Ia pun mendesak banyak orang mendapat vaksin penguat (booster) Covid-19.

Halaman:

Editor: Rahma Nurjana

Sumber: CNBC Indonesia

Tags

Terkini

X