Marak Orang Bunuh Diri karena Pinjol Ilegal, Menkominfo: Pelakunya akan Dijerat secara Pidana

Milna Miana
- Sabtu, 30 Oktober 2021 | 14:25 WIB
Menkominfo.
Menkominfo.

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Pinjaman Online (Pinjol) Ilegal tengah menjadi buah bibir publik. Bahkan kasus teror terhadap nasabah berujung bunuh diri.

Oleh sebab itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memastikan pinjaman online (pinjol) ilegal yang akhir- akhir ini marak berkembang di Indonesia pasti ditindak tegas dengan penguatan regulasi- regulasi yang berlaku.

Baca Juga: Kasus Pinjol Ilegal, Seorang WNA China dan Dua WNI Jadi Tersangka

Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), beserta peraturan perubahan dan pelaksanaan sebagai dasar hukum penanganan pinjaman online ilegal menjadi rujukan Kementerian Kominfo dalam penindakan para pelaku kegiatan ilegal itu.

"Kegiatan pinjaman online tidak terdaftar atau pinjaman online ilegal dan akses penanganannya yang tidak sesuai tata aturan dapat dijerat sebagai tindak pidana," ujar Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate dikutip dari Suara.com, Sabtu (30/10/2021).

Baca Juga: Ngeri! Modus Perusahaan Pinjol Makin Ganas, Masyarakat Wajib Asah Literasi Digital

Johnny G menyebutkan Kementerian Kominfo memang menjadi salah satu institusi yang berperan dalam menyelesaikan dampak negatif pinjol ilegal.

Oleh karena itu, pihaknya berupaya melakukan penanganan terhadap pelaku pinjaman online ilegal yang telah secara terang-terangan menyalahgunakan informasi dan transaksi elektronik sehingga menyebabkan keresahan publik.

Kementerian Kominfo juga telah melakukan moratorium pendaftaran Penyelenggaraan Sistem Elektronik (PSE) Layanan Jasa Keuangan Pinjaman Online.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: Suara.com

Tags

Terkini

X