Kemenag Ajak Guru Kembangkan Kultur Digital di Madrasah

- Kamis, 4 November 2021 | 23:10 WIB
Kemenag Ajak Guru Kembangkan Kultur Digital di Madrasah
Kemenag Ajak Guru Kembangkan Kultur Digital di Madrasah

 

HARIANHALUAN.COM - Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama (Pendis Kemenag) Muhammad Ali Ramdhani mengajak Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah untuk mengembangkan kultur digital di lingkungan madrasah.

Hal ini disampaikan Ramdhani saat memberikan arahan secara virtual dalam Pelatihan Peningkatan Literasi Digital bagi GTK Madrasah Kabupaten Garut, Selasa (02/11/2021).Dikatakan Ramdhani, digitalisasi sudah menjadi tuntutan, bahkan kebutuhan sehari-hari dan madrasah harus meyesuaikan ke arah itu.

“Untuk menjadi madrasah hebat bermartabat, kita harus membangun sistem digital yang kuat. Kita tidak bisa lagi bekerja hanya secara manual, pelan-pelan kita harus mulai mengarah pada penguatan digital culture,” kata Ramdhani.

Baca Juga: Anggota Komisi V DPR: Setop Buat Aturan yang Persulit Perjalanan Orang

Pelatihan Peningkatan Literasi Digital bagi guru dan tenaga kependidikan madrasah, lanjut Ramdhani, merupakan langkah konkrit Kemenag dalam upaya meningkatkan kompetensi dan mutu madrasah. Sehingga ke depan, madrasah dapat terus bersaing dan mampu menunjukan kualitasnya dalam menghasilkan lulusan yang berkualitas.

“Literasi digital pada madrasah akan memberikan penguatan pada kompetensi guru madrasah dengan tujuan utama untuk menghadirkan pendidikan yang terbaik bagi anak bangsa,” imbuhnya.

Teknologi digital, lanjut Dhani, memberikan peluang yang memungkinkan peserta didik di madrasah untuk mengekspresikan diri mereka sebagai konsumen dan produsen konten digital. Oleh sebab itu, guru memiliki peran penting dalam mengawal pemahaman literasi digital kepada peserta didik.

Direktur GTK Madrasah Muhammad Zain, menambahkan sebagai pendidik, peran guru bukan sekedar melakukan transfer pengetahuan (transfer of knowledge), tetapi juga membentuk karakter siswa. Karenanya, untuk dapat bertahan di era digital, seorang guru harus menguasai lima literasi, yaitu literasi membaca, menulis, numerasi, sains, dan sosial budaya.

Halaman:

Editor: Heldi Satria

Sumber: Kemenag

Tags

Terkini

X