Jusuf Kalla Digadangkan Maju Jadi Caketum PBNU

Milna Miana
- Senin, 15 November 2021 | 07:33 WIB
Jusuf Kalla (JK)
Jusuf Kalla (JK)

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) bakal menggelae Munas ke-34 pada 23-25 Desember 2021 di Lampung. Salah satu agenda penting dalam forum tertinggi itu ialah pemilihan Ketua Tanfidziyah (ketua umum) dan Rais Aam.

Menjelang perhelatan Munas ke-34 PBNU, sejumlah nama kandidat muncul ke permukaan untuk menempati posisi Ketua Tanfidziyah atau Ketua Umum. Di antaranya, yakni petahana KH Said Aqil Siradj, KH Yahya Cholil Staquf, hingga KH Bahauddin Nursalim (Gus Baha).

Baca Juga: PBNU Minta Bantuan ke PKB Sadarkan Kiai yang Tak Percaya Covid-19

Yang menarik muncul pula nama Jusuf Kalla (JK) dalam bursa pemilihan Ketua Umum PBNU di Muktamar ke-34 tersebut. Salah satu pihak yang mengusulkan JK maju menjadi caketum PBNU yakni elite Partai Demokrat, Syahrial Nasution.

Deputi Balitbang Partai Demokrat itu meyakini JK dapat membesarkan organisasi NU jika mantan Wakil Presiden itu berkenan ikut dalam kontestasi pemilihan ketua umum. Apalagi, JK disebut memiliki segudang pengalaman.

Baca Juga: PBNU Sebut Salat Ied dan Takbiran Idul Adha Boleh Digelar di Zona Hijau

"Saya hanya menilai dari sisi kapasitas dan kapabilitas Pak JK. Mantan Wapres Pak SBY dan Mantan Wapres Pak Jokowi. Tokoh Indonesia Timur dan juga tokoh NU. Paiawai dalam memimpin organisasi," ujar Syahrial dikutip dari Okezone.com, Senin (15/11/2021).

Selain itu, lanjut Syahrial, JK juga beberapa kali menjadi tokoh perdamaian baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Dan, semua itu terjadi karena JK dekat dengan kalangan ulama dan tokoh agama lainnya.

"Secara kemampuan di sisi ekonomi dan bisnis pun sangat mumpuni. Tidak akan menjadi beban organisasi. Penilaian saya, dengan agenda pluralisme yang dikedepankan organisasi PBNU, tidak ada yang kurang dari diri Pak JK. Hanya kesediaan beliau saja yang harus ditanyakan," jelas Syahrial.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: Okezone.com

Tags

Terkini

X