KPK Kembali Kejar Harun Masiku, Gali Informasi dari Masyarakat

Milna Miana
- Selasa, 16 November 2021 | 14:46 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Nurul Ghufron menyatakan kembali mengejar buronan Harun Masiku. Eskalasi pencarian Harun Masiku dilakukan sejalan dengan menurunnya angka penyebaran virus corona (Covid-19) di Indonesia.

Ghufron menekankan bahwa pihaknya tidak pernah main-main dalam memburu Harun Masiku. Komitmen itu, kata Ghufron, dibuktikan dengan telah diterbitkannya status red notice Harun Masiku. Di mana, Harun Masiku kini telah berstatus sebagai buronan internasional.

Baca Juga: Terima Suap Rp57 Miliar, Pegawai Pajak Ditangkap KPK

"Kami sekali lagi dari awal komitmen, karena kami memang setiap orang yang sudah di dalam daftar pencarian orang pasti akan kami lakukan pencarian termasuk salah satu komitmennya sampai kemudian menyampaikan ke interpol," tegas Ghufron dikutip dari Okezone.com, Selasa (16/11/2021).

Baca Juga: Dugaan Praktik Ilegal PCR Libatkan 2 Menteri, Azka: Masyarakat Perlu Tenang, Kita Tunggu Proses di KPK

"Bahwa kemudian saat ini Covid-19 sudah mereda, itu juga akan menjadi komitmen kami untuk kembali meningkatkan upaya pencarian Harun Masiku," imbuhnya.

Lebih lanjut, Ghufron meminta bantuan dari seluruh pihak untuk menginformasikan ke KPK jika mengetahui keberadaan buronan kasus korupsi, termasuk Harun Masiku. Informasi dari masyarakat sangat dibutuhkan untuk kemudian ditindaklanjuti KPK.

"Kami berharap juga, bukan hanya media tapi masyarakat luas mudah-mudahan masyarakat luas memberikan kontribusi positif kalau ada info-info tentang keberadaan orang-orang bukan hanya Harun Masiku tapi semua orang-orang yang terdapat dalam daftar pencarian orang yang di list oleh KPK," pungkasnya.

Sekadar informasi, Harun Masiku merupakan mantan Calon Legislatif (Caleg) asal PDI Perjuangan yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait pemulusan proses Pergantian Antar Waktu (PAW) Anggota DPR. Harun ditetapkan sebagai tersangka bersama tiga orang lainnya.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: Okezone.com

Tags

Terkini

X