Berakar dari Riau, Bahasa Indonesia Berpeluang Mendunia

Administrator
- Kamis, 29 Januari 2015 | 19:57 WIB

Ketiga:

Kami poetra dan poetri Indonesia mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia.”

Itulah bunyi ikrar yang diucapkan para pemuda In­donesia pada 28 Oktober 1928 di Batavia (Jakarta). Ikrar yang dikenal dengan Sumpah Pemuda ini merupakan satu tonggak utama dalam se­ja­rah pergerakan kemerdekaan Indonesia.

Ikrar ini dianggap sebagai kristalisasi semangat untuk menegaskan cita-cita ber­diri­nya negara Republik Indo­nesia, dengan ‘satu tanah air’, ‘satu bangsa’ dan ‘satu bahasa’ yaitu bahasa Indonesia.

Ya, bahasa Indonesia. Ba­ha­sa Indonesia adalah bahasa resmi yang digunakan di ne­gara ini sejak tahun 1945 saat Indonesia meraih kemer­de­kaan dari Belanda. Pemakaian bahasa Indonesia sebagai baha­sa resmi negara juga dican­tumkan dalam Undang-Un­dang Dasar RI 1945, Pasal 36.

Kini bahasa Indonesia di­gu­nakan di seluruh Indonesia, mulai dari Sabang sampai Merauke, walaupun lebih ba­nyak digunakan di kawasan bandar dan pusat-pusat kota, tanpa menafikkan masih ada­nya pemakaian bahasa daerah masing-masing oleh beragam suku bangsa yang ada di tanah air, seperti bahasa Minang, bahasa Jawa, bahasa Sunda, bahasa Madura dan lainnya, sebagai bahasa pengantar anta­ra sesama suku. Dengan poin utama, bahasa Indonesia tetap sebagai bahasa yang utama.

Sejarah mencatat, bahasa Indonesia adalah bahasa yang dikembangkan dari salah satu logat suku asli yang ada di Indonesia, yaitu suku Melayu, suku yang bermukim di sepan­jang pantai timur Sumatera, tepatnya di Kepulauan Riau. Meski suku Melayu juga ter­dapat di sebagian Kalimantan, namun banyak sumber menya­takan bahwa asal usul bahasa Indonesia itu adalah dari baha­sa Melayu di Kepulauan Riau.

Bahkan Ki Hajar Dewan­tara dalam Kongres Bahasa Indonesia I di Solo pada tahun 1938, menyatakan, yang dina­makan ‘Bahasa Indo­ne­sia’ yaitu bahasa Melayu yang po­koknya berasal dari ‘Melayu Ri­au’, yang kemudian menga­lami per­kembangan, sudah ditambah, diubah, atau diku­rangi me­nurut keperluan za­man dan alam baru, hingga bahasa itu lalu mudah dipakai oleh rakyat seluruh Indonesia.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Jokowi Minta Polri Turut Kawal Realisasi Investasi

Jumat, 3 Desember 2021 | 19:05 WIB

Jokowi Tinjau Terminal BBM di Bali

Jumat, 3 Desember 2021 | 14:43 WIB

Bali Bakal Jadi Lokasi IPU Tahun Depan

Jumat, 3 Desember 2021 | 13:50 WIB
X