Bijak Melarang Perayaan Valentine Day

- Jumat, 13 Februari 2015 | 19:53 WIB

Justru karena itulah,  kita pantas mengapresiasi ketegasan Walikota Payakumbuh, Sumbar Riza Falepi dan Walkota Padang Mahyeldi Asharullah.

Seperti dilansir haluan, Walikota  Riza Falepi secara resmi melarang warga di kotanya merayakan Valentine’s Day yang oleh musyrik sering disebut Hari Kasih Sayang.

Riza Falepi menegaskan, bahwa  konsep kasih sayang yang terkandung dalam Valentine’s Day tersebut, sangat ber­tentangan dan melanggar akidah umat Islam.

Selain oleh Riza Falepi, Surat Edaran No.451/95/SE/WK-PYK/2015 tentang “Larangan Merayakan Hari Valentine’s Day” tersebut juga ditandatangani oleh Ketua MUI Pa­yakumbuh Mismardi, dan Kakan Kemenag Asra Faber.

Demikian pula di kota Padang. Perayaan Valentine Day diharamkan di kota ini. Hal ini ditegaskan Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah di depan sejumlah wartawan. Mahyeldi mengatakan, pelarangan perayaan Valentine ini akan dirapatkan dikoordinasikan dengan MUI, Ormas dan Kesbangpol.

Ia juga menegaskan, jika ada pedagang yang menjual pernak - pernik Valentine akan dirazia, apalagi disinyalir saat ini beredar hadiah kondom.

Penegasan sejumlah tokoh tersebut, menurut hemat kita adalah suatu hal yang sudah seharusnya. Sebab, banyak remaja kita tidak mengetahui bagaimanakah sejarah hari valentine itu sendiri. Banyak anak muda kita yang merayakan valentine day cuma karena ikut-ikutan trend belaka, supaya  mereka dicap gaul, dan tidak  kuno. Ironisnya, banyak pula yang tidak tahu bahwa sejarah dan cikal bakal hari valentine itu sendiri masih mengundang kontroversial, bahkan ada banyak versi. Entah versi mana yang benar.

Pada umumnya disebut valentine day berawal ketika bangsa Romawi memperingati hari yang dinamakan Lupercalia. Perayaan Lupercalia adalah rangkaian upacara pensucian di masa Romawi Kuno (13-18 Februari). Dua hari pertama, dipersembahkan untuk dewi cinta (queen of feverish love) Juno Februata. (The World Book Encyclopedia 1998).

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Kabar Gembira! Upah Minimum 2022 Bakal Naik

Senin, 25 Oktober 2021 | 13:22 WIB

Anies hingga Mendagri Digugat ke PTUN, Apa Sebabnya?

Senin, 25 Oktober 2021 | 12:12 WIB

Naik Pesawat Boleh Pakai Antigen, Ini Syaratnya

Senin, 25 Oktober 2021 | 11:40 WIB
X