Pentingnya Razia Senpi

- Minggu, 1 Maret 2015 | 18:59 WIB

Berikutnya, ketika ditemukan senpi ilegal, aparat keamanan  juga mesti mengungkap keberadaan senpi ilegal tersebut hingga ke akar-akarnya. Dari mana yang bersangkutan memerolehnya. Selanjutnya juga perlu ditelusuri sudah menjadi pihak yang ke seberapa pemegang senpi ilegal. Target akhirnya, diperoleh   informasi di mana senpi ilegal diproduksi dan siapa yang berada di belakang kegiatan produksinya. Tentu sangat mengkhawatirkan  jika ternyata sebuah bengkel sudah memproduksi senpi ilegal secara massal.

Razia juga mesti dilakukan terhadap pemilik senpi legal (non TNI-Polri), seperti  pejabat, pengusaha, politisi dan lain sebagainya. Perlu dipastikan melalui pemeriksaan secara berkala oleh pihak berwenang, bahwa senpi itu tidak pernah berpindah tangan dan juga tidak pernah di­pergunakan untuk aktifitas yang melanggar hukum. Kejiwaan para pemegang senpi berizin tersebut juga perlu diperiksa secara berkala, guna memastikan bahwa jiwa pemegangnya tetap dan selalu stabil.

Senjata jenis pistol airsoft gun juga perlu terdata dengan baik soal kepemilikannya. Meskipun bukan senpi, tapi airsoft gun secara bentuk fisik nyaris menyerupai penuh bentuk senpi. Apalagi kebanyakan masyarakat juga tidak mengetahui beda bentuk fisik antara senpi dan airsoft gun. Dalam kondisi demikian, jika ada pemegang airsoft gun yang melakukan pengancaman atau menakut-nakuti warga dengan pistol tersebut juga perlu diberikan sanksi tegas sesuai dengan peraturan dan Undang-Undang yang berlaku.

Selain razia senpi ilegal dan airsoft gun, diharapkan secara institusi TNI-Polri juga secara rutin atau berkala memeriksa senpi yang dipinjamkan ke masing-masing anggota dengan ketat. Hal ini juga sangat penting. Tanpa maksud berpraduka negatif, tapi sangat perlu dipastikan bahwa senpi tersebut tidak pernah berpindah tangan ke pihak yang tidak bertanggung jawab. Karena senpi itu sangat rawan dipergunakan untuk kepentingan-kepentingan melanggar hukum oleh anggota-anggota yang tidak amanah, akibat tergoda oleh kepentingan sesaat.

Pada bagian lain masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaannya dan jangan membuka peluang yang luas atau besar bagi aksi kejahatan, baik perampokan, jambret, pencopetan dan lain sebagainya. Karena itu perlu dilakukan langkah-langkah antisipasipatif yang lebih dini. Sebagaimana pesan salah satu siaran televisi di tanah air,  bahwa kejahatan juga bisa berawal dari niat dan kesempatan. Bisa jadi seseorang belum bermaksud berniat, tetapi karena melihat besarnya kesempatan, akhirnya niat pun muncul, sehingga terjadilah tidak kriminal.

Berita perampokan atas Sumiati menginformasikan kepada masyarakat tentang betapa besarnya potensi tindak kriminal yang mengintai setiap saat. Terutama bagi orang-orang yang berduit, pedagang atau memiliki bisnis skala besar, bahwa mereka berada dalam incaran perampok setiap harinya. Karena itu, dalam keseharian pihak-pihak yang demikian perlu meminta pengawalan khusus dari aparat kepolisian.

Kita tentunya berharap pelaku perampokan terhadap Sumiati segera terungkap dan ditangkap. Pelaku perlu diberikan hukuman yang setimpal dengan perbuatannya. Polisi diharapkan dapat membongkar jaringan perampokan itu. Tidak tertutup kemungkinan kawanan perampok itu memiliki kaki-kaki di Kabupaten Solok atau di Kota Solok. Atau juga mereka merupakan bagian dari kelompok para perampok lintas Sumatera. **

Editor: Administrator

Terkini

Pemprov Riau Diminta Serius Kelola Aset Daerah

Kamis, 5 Agustus 2021 | 23:08 WIB

Mayat Mengapung di Sungai Gegerkan Warga Rengat

Kamis, 5 Agustus 2021 | 19:56 WIB
X