Mencari Akar Begal

- Minggu, 8 Maret 2015 | 19:55 WIB

Menilik kondisi di atas sesungguhnya menjadi peker­jaan penting bagi pemerintah untuk mengatasi persoalan akar begal. Menjadi begal bu­kan pilihan, tapi terkadang akibat realitas kehidupan dan akumulasi persoalan yang ti­dak menemukan solusi atau jalan keluarnya.

Selama ini banyak masalah dan gejala-gejala sosial yang muncul disebabkan kurang­nya perhatian pemerintah ter­hadap rakyat. Rakyat seakan dibiarkan hidup sendiri tanpa ada perhatian pemerintah, seperti kurangnya lapangan pekerjaan. Hal ini terlihat bagaimana rakyat berinisiatif sendiri untuk  mencari pe­kerjaan dengan menjadi TKI di luar negeri. Berjuang men­cari kehidupan walau ter­kadang mendapat perlakuan yang ti­dak baik. Belum lagi masalah-masa­lah kebuntuan sosial lain­nya yang tidak men­dapatkan saluran komunikasi yang baik dalam ko­mu­ni­tasnya. Apalagi budaya ma­terialisme telah membentuk masyarakat yang acuh ter­hadap orang lain dan ling­kungannya.

Oleh karena itu, mencari akar begal sesungguhnya me­mantik kesadaran kita sebagai anak bangsa untuk memiliki  kepedulian terhadap sesama anak bangsa yang lain dalam makna yang sebenarnya, serta menyadarkan kita agar nilai-nilai luhur bangsa kembali menjadi jatidiri bangsa In­donesia. Karena dengan sikap dan nilai inilah kita akan memotong akar begal, bukan dengan cara-cara yang tidak manusiawi seperti memukul, membakar dan mem­bu­nuh­nya. Dan  menjadi pesan pen­ting untuk pemerintah , agar ke depan negara  benar-benar hadir dalam denyut nadi kehi­dupan masyarakat. Artinya negara hadir dalam memberi dan menjaga keamanan rakyat serta menyejahterakannya. Wallahu’alam

 

SUHARDI
(Mahasiswa Program Doktoral UIN Suska Riau)

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

PKB Tolak Aturan Wajib PCR Bagi Penumpang Pesawat

Rabu, 20 Oktober 2021 | 22:40 WIB

Terpopuler

X