Sinergi 18 Anggota DPR-DPD RI Dapil Sumbar Belum Terbangun

- Kamis, 12 Maret 2015 | 19:21 WIB

Di antara sinergitas yang penting dibangun adalah sinergitas antara 18 legislator dari daerah pemilihan asal Sumbar yang ada di DPR dan DPD RI. 14 anggota DPR yakni; Mulyadi, Darizal Basir  (Partai Demokrat), Jhon  Kennedy Azis, Betty Shadiq Pasadigue (Partai Golkar), Alex Indra Lukman, Agus Susanto (PDIP), Refrizal, Sidi Hermanto Tanjung (PKS), Asli Chaidir (PAN), Endre Saifoel (Nasdem),  Suir Syam, Ade Rizky Pratama (Gerindra),  Epyardi Asda dan M Iqbal. Sedangkan empat anggota DPD RI asal Dapil Sumbar, yakni, Irman Gusman, Emma Yohanna, Jeffrie  Geovanie dan Nofi Candra.

Masing-masing anggota DPR dan DPD RI itu memiliki peran strategis di masing-masing fraksi dan juga komisi. Bahkan beberapa di antaranya menduduki jabatan yang sangat strategis, seperti Irman Gusman yang menjadi Ketua DPD RI. Bahkan Irman sudah kali kedua menerima amanah menjadi Ketua DPD RI (2009-2014 dan 2014-2019). Mulyadi juga menjadi Wakil Ketua Komisi VII DPR RI.

Jika saja 18 legislator asal Sumbar tersebut bersinergi untuk pembangunan dan kemajuan Sumbar ke depan, tentu sangat banyak yang bisa dilakukan mereka. Sumbar akan bisa melakukan akselerasi pembangunan, sehingga ketertinggalan sejak beberapa tahun terakhir dari Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Riau, Kepri, Jambi dan Lampung bisa dikejar. Tentu akan banyak program-program pem­bangunan dari dana APBN yang bisa mereka perjuangkan dan dibawa ke Sumbar.

Sangat disayangkan, ternyata hingga saat ini dari beberapa sumber yang layak dipercaya mengatakan belum ada forum silaturahmi atau pun asosiasi legislator asal Sumbar di DPR-DPD RI. Masing-masing anggota legislator asal Sumbar hanya bekerja sendiri-sendiri. Hubungan silaturahmi dan  komunikasi yang intens serta sinergitas antara anggota legislator asal Sumbar dengan Pemprov Sumbar juga belum terbangun sebagaimana mestinya.

Ini tentunya menjadi bahan evaluasi yang penting bagi anggota legislatif asal Sumbar. Minimnya potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang dimiliki Sumbar, mengharuskan para wakil rakyat dapil Sumbar melakukan terobosan-terobosan dan langkah di pusat, sehingga berbagai program pembangunan yang  juga didukung dengan pendanaan dapat diraih lebih banyak lagi. Sebagai dampaknya, pembangunan Sumbar yang cendrung stagnan selama beberapa tahun terakhir bisa digerakkan lebih maksimal lagi.

Kepada anggota DPR dan DPD RI dari Dapil Sumbar diimbau untuk sedikit melonggarkan persaingan politik invidu dan parpol. Berikutnya berpikir lebih fokus  untuk kemajuan dan pembangunan Sumbar selaku daerah yang diwakilinya di DPR dan DPR RI Senayan, Jakarta. Minimal 2-3 tahun ke depan menjelang Pemilu, diharapkan para legislator tersebut melupakan persaingan dan kepentingan invidu dan dan parpol. Melalui sinergitas yang baik dan solid itu, beban atau pekerjaan  yang besar dapat ditangani secara bersama-sama. **

Editor: Administrator

Terkini

Kabar Gembira! Upah Minimum 2022 Bakal Naik

Senin, 25 Oktober 2021 | 13:22 WIB

Anies hingga Mendagri Digugat ke PTUN, Apa Sebabnya?

Senin, 25 Oktober 2021 | 12:12 WIB

Naik Pesawat Boleh Pakai Antigen, Ini Syaratnya

Senin, 25 Oktober 2021 | 11:40 WIB
X