LPDP Siap Biayai 5.000 Mahasiswa

- Senin, 1 Februari 2016 | 02:18 WIB

“Lihat saja sekarang ada pele­mahan ekonomi dan harga mi­nyak turun. Ini sesuatu yang berat bagi pemerintah. Dari sini saya ingin lihat alumni LPDP bisa memberikan hal berbeda,” jelas Hardianto.

Sebelumnya, Menteri Keua­ngan Bambang Brodjonegoro meminta Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) me­ngedapan program  LPDP ke­pada dosen. Menkeu menilai alokasi anggaran untuk dosen saat ini terlalu tinggi sehingga cukup membebani anggaran.

LPDP sendiri merupakan sebuah Badan Layanan Umum (BLU) yang berada di bawah Kementerian Keuangan, untuk mengelola Dana Pengembangan Pendidikan Nasional atau DPPN.

‘’Ini ganggu alokasi Dikti. Kami tak sepakat dengan Men­ristek Dikti memasukan ang­garan terlalu banyak untuk dosen. Kan ada LPDP S2, S3 ke luar negeri,’’ kata Bambang.

Bambang mengaku sudah berbicara kepada Menristek Dikti agar tidak membuat terlalu banyak alokasi anggaran ke dosen. Ia meminta Dikti agar mewajibkan dosen ikut LPDP sehingga dosen terbiasa bersaing.

‘’Karena LPDP itu intinya bersaing dan harus masuk uni­versitas yang tergolong bagus. Saya pikir, tidak ada salahnya kalau kita punya dosen yang berkualitas,’’ ujar Bambang.

Menurutnya, dengan LPDP, pola penganggaran jadi lebih baik. Karena apabila menggunakan sistem Dikti sering terjadi overlaping anggaran.

“Kalau LPDP tidak. Karena kita tidak ikut sistem anggaran. Itu dikelola secara otonom. Jadi kami sudah bilang ke Menristek Dikti, lebih baik program Bapak sama LPDP itu digabung,’’ ucap Bambang. (rol/met)

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Status Irjen Napoleon Ditentukan Pekan Depan

Sabtu, 25 September 2021 | 22:20 WIB

Hari Ini Kasus Covid-19 di Indonesia Bertambah 2.137

Sabtu, 25 September 2021 | 19:45 WIB

Ini 7 BUMN yang Mau Dibubarkan Erick Thohir

Sabtu, 25 September 2021 | 19:30 WIB

Mana yang Mahal Harga BBM RI atau Malaysia?

Sabtu, 25 September 2021 | 18:22 WIB
X