BPK Dukung Presiden Selamatkan Proyek Hambalang

- Kamis, 31 Maret 2016 | 04:02 WIB

JAKARTA, HALUAN — Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Harry Azhar Azis menyatakan pihaknya mendukung upaya Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menyelamatkan aset negara dalam proyek Hambalang.

“Apa pun keputusannya kita sangat mengapresiasi betul seberapa jauh yang sudah dinyatakan oleh BPK sebagai total lost kemudian dikukuhkan di pengadilan, itu bisa diselamatkan men­jadi aset baru dan itu yang artinya semangat Presiden ini patut kita apresiasi,” kata Harry Azhar Aziz da­lam jumpa pers setelah rapat terbatas terkait pro­yek Ham­balang di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (30/3).

Pihaknya mendukung apa pun keputusan dan upa­­ya Presiden untuk me­­­lan­­jutkan atau tidak me­­lan­­jutkan pengerjaan aset yang sudah dibangun di Pu­sat Pembinaan dan Pe­ngem­­­bangan Sekolah Olah­­­raga Nasional (P3S­ON) Hambalang.

Dukungan itu akan dibe­rikan khususnya dalam hal kajian sesuai dengan kepu­tusan terkait teknis, hukum, dan sejumlah kajian lain.

“Hasil audit investigasi BPK pada 2012 itu kita mencatat sekitar Rp243 miliar kerugian dan di 2013 pada waktu itu Rp463 miliar kerugian,” ujarnya.

Pihaknya menyam­pai­kan kepada Presiden bahwa BPK sangat mengapresiasi langkah yang diambil Peme­rintah untuk me­nye­la­mat­kan aset negara dalam pro­yek tersebut.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) me­ne­kankan Proyek Ham­ba­lang sebagai aset negara perlu diselamatkan.

Pernyataan itu disam­paikan Presiden Jokowi dalam rapat terbatas dengan topik Tindak Lanjut Pem­bangunan Infrastruktur Pen­dukung Olahraga di Ham­balang yang digelar di Kan­tor Presiden.

“Proyek Hambalang ini sebagai aset negara perlu diselamatkan, tetapi me­mang harus hati-hati,” sebut Presiden. (h/ant)

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

X