Jokowi Tanam Jagung Bersama Petani di Jeneponto

- Selasa, 23 November 2021 | 16:31 WIB
Presiden Joko Widodo saat penanaman jagung, Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto, Sulsel, Selasa (23/11/2021). (Foto: BPMI Setpres/Muchlis)
Presiden Joko Widodo saat penanaman jagung, Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto, Sulsel, Selasa (23/11/2021). (Foto: BPMI Setpres/Muchlis)

HARIANHALUAN.COM - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dalam agenda kedua pada kunjungan kerja di Provinsi Sulawesi Selatan, Selasa (23/11/2021), melakukan penanaman jagung bersama petani di Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto.

“Sore hari ini saya bersama dengan Pak Menko Perekonomian, dengan Menteri Pertanian, dan juga Gubernur Sulawesi Selatan, Pak Bupati Kabupaten Jeneponto dan para petani bersama-sama melakukan penanaman jagung di areal kabupaten ini sebesar 1.000 hektare,” ujar Jokowi usai penanaman jagung varietas NASA 29 tersebut, dikutip dari setkab.go.id, Selasa (23/11/2021).

Ia berharap, dengan makin banyak petani yang menanam jagung, kebutuhan jagung secara nasional dapat tercukupi. Setiap hektare dari lahan pertanian tersebut diharapkan mampu menghasilkan jagung 6-7 ton dan Provinsi Sulawesi Selatan secara keseluruhan mampu memproduksi hingga 1,8 juta ton.

“Ini memang kebutuhan jagung secara nasional masih kurang. Sehingga kita harapkan dengan semakin banyaknya petani yang menanam jagung, kekurangan stok jagung secara nasional dapat segera kita tutup dan tidak usah impor lagi,” ujarnya.

Terkait harga jagung, Jokowi mengatakan bahwa harga jagung saat ini di Jeneponto sangat baik bagi petani yaitu mencapai Rp4.000 per kilogram.

“Kalau harganya terlalu tinggi yang senang petani, tetapi para peternak ayam daging maupun ayam telur, pasti akan mengeluh karena harga pakan ternaknya menjadi tinggi,” imbuhnya.

Oleh karena itu, Presiden menekankan agar harga jagung baik bagi petani tetapi tidak memberatkan para peternak.

“Ini memang dua hal yang memang harus bisa seimbang, petani juga diuntungkan, tetapi para peternak yang juga harus diuntungkan. Inilah yang baru kita cari keseimbangannya, kalau produksi secara nasional itu tercukupi,” tandasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Plt. Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, dan Bupati Jeneponto Iksan Iskandar. (*)


Halaman:

Editor: Rahma Nurjana

Sumber: Setkab.go.id

Tags

Terkini

Dedi Mulyadi: Kajati Terima Suap Harus Dipecat

Selasa, 18 Januari 2022 | 21:30 WIB

5 Juta Vaksin Sinovac Tiba di Tanah Air

Selasa, 18 Januari 2022 | 14:15 WIB

Picu Banjir, Warga Minta Tanggung Jawab PT Timah

Selasa, 18 Januari 2022 | 03:35 WIB
X