Satgas Covid-19: Kasus Infeksi Bisa Ditekan Selama Tak Ada Perpindahan Manusia

- Rabu, 24 November 2021 | 17:40 WIB
Ilustrasi Vaksinasi Covid-19 (Foto: Pixabay)
Ilustrasi Vaksinasi Covid-19 (Foto: Pixabay)

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Anggota Satgas Penanganan COVID-19 Sub Bidang Mitigasi, Falla Adinda menegaskan besarnya peran pemerintah daerah dalam upaya menekan risiko penularan diakibatkan oleh mobilitas libur Nataru, termasuk mencegah kerumunan dan memastikan
masyarakat mematuhi aturan.

“Selama tidak ada perpindahan manusia, maka kasus infeksi atau penularan bisa ditekan,” kata Falla dalam keterangan tertulisnya.

Baca Juga: Berikut Ini Fakta Menarik Vaksin Covid-19 Covovax

Ia mengharapkan masyarakat memahami, bahwa pembatasan mobilitas ditetapkan bukan untuk menghambat pulihnya perekonomian, melainkan untuk mencoba mengendalikan COVID-19 agar pada bulan-bulan berikutnya, Indonesia bisa mempertahankan situasi yang telah membaik saat ini.

“Kebijakan (PPKM) diambil untuk menyelamatkan yang paling penting dulu, yaitu nyawa manusia,” ujar Falla yang juga seorang dokter ini.

Baca Juga: Wali Nagari Diminta Sukseskan Vaksinasi Covid-19 Sumbar

Terkait kesadaran protokol kesehatan, menurut Falla perubahan perilaku sudah ada dalam masyarakat.

“Sudah terbentuk berkat bantuan masyarakat, media, nakes, dan lain lain, untuk bisa saling mengingatkan kalau inilah new normal,” paparnya.

Selanjutnya, masyarakat perlu menghidupkan pola pikir bahwa hidup harus selalu berhati-hati dan peka terhadap kondisi dan data di tempat mereka berpijak. Kepekaan tersebut, kata Falla, akan
membuat masyarakat dapat lebih adaptif menyikapi perkembangan yang ada.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: rilis

Tags

Terkini

X