Dukung Hilirisasi Mineral, PLN Pasok Listrik 385 MVA ke Smelter dan Kalsel

- Kamis, 25 November 2021 | 09:37 WIB
Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Saril saat menghadiri penandatanganan PJBTL PT SILO dan MOU Penyediaan Tenaga Listrik untuk KI SIIP.
Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Saril saat menghadiri penandatanganan PJBTL PT SILO dan MOU Penyediaan Tenaga Listrik untuk KI SIIP.

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - PT PLN (Persero) mendukung pelaksanaan hilirisasi mineral di Tanah Air, dengan memenuhi permintaan pasokan listrik dari pelanggan tegangan tinggi PT Sebuku Iron Lateritic Ores (PT SILO) dan Kawasan Industri Sebuku Indonesia Industrial Park (KI SIIP) sebesar 385 Mega Volt Ampere (MVA).

Komitmen penyediaan pasokan listrik ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) sebesar 75 MVA untuk pengoperasian smelter milik PT SILO dan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) penyediaan listrik ke Kawasan Industri Sebuku Indonesia Industrial Park sebesar 310 MVA.

Baca Juga: PLN Silungkang Sapa ASN Lewat Sosialisasi Kelistrikan

Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Saril mengatakan, listrik telah menjadi kebutuhan dasar, termasuk untuk mendukung kegiatan bisnis dan industri. PLN pun berkomitmen memenuhi kebutuhan listrik dari pelanggan kecil sampai besar seperti industri, dengan menyediakan pasokan listrik yang handal (reliability), berkualitas (quality) dan harga yang kompetitif (price).

"Kami berharap kerja sama ini bisa mendukung pengoperasian smelter dan kawasan industri yang dikelola SILO Group sehingga bisa mendorong perekonomian dan berkontribusi dalam mencetak lapangan kerja di daerah," kata Bob Saril saat menghadiri penandatanganan PJBTL PT SILO dan MOU Penyediaan Tenaga Listrik untuk KI SIIP.

Baca Juga: Layanan Baca Meter Mandiri di PLN Mobile, Bantu Pelanggan Pantau Penggunaan Listrik

Menurut Bob Saril, PLN telah menyediakan pasokan listrik yang cukup untuk memenuhi kebutuhan pelanggan, seiring dengan pembangunan infrastruktur kelistrikan untuk memperkuat keandalan pasokan listrik. Dengan tersedianya pasokan listrik dapat mendatangkan investor, sehingga energi tersebut dapat menjadi penggerak perekonomian.

"Kita sudah menyediakan pembangunan pembangkitan 10 ribu MW tahap satu dan tahap dua. Kemudian pemerintahan selanjutnya Presiden Jokowi ada 35 ribu MW harapannya dapat menjadi penggerak ekonomi, sehingga datang ke Indonesia investor tidak sulit lagi ada infrastrukturnya," ujar Bob Saril.

PLN di wilayah Kalimantan Selatan dan Tengah memiliki cadangan daya mencapai 664 MW, sehingga permintaan pasokan listrik untuk smelter PT SILO dan KI SIIP dapat terpenuhi. 

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: rilis

Tags

Terkini

Industri Nasional Terus Ciptakan Teknologi Baru

Rabu, 1 Desember 2021 | 21:25 WIB
X