Ilmuwan Peringatkan Muncul Varian Covid-19 Botswana, Seberapa Bahaya?

- Jumat, 26 November 2021 | 14:00 WIB
Ilustrasi Virus Corona (Foto: Pixabay)
Ilustrasi Virus Corona (Foto: Pixabay)

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Bisa memicu gelombang penyakit, para ilmuwan memperingatkan dengan adanya varian baru Covid-19 Botswana atau B.1.1.529. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut B.1.1.529 ini sebagai varian Nu.

Varian yang diturunkan dari garis keturunan B.1.1, mempunyai jumlah mutasi sangat tinggi, dikhawatirkan sangat menular, dan efektif menghindari respons imun tubuh.

Baca Juga: Jubir Kemenkes: Varian Delta Dominasi Penyebab Kasus Covid-19 di Dunia

Melansir The Independent melalui Kompas.com, Jumat (26/11/2021), terdapat 10 kasus di tiga negara yang telah dikonfirmasi, tetapi varian ini memicu kekhawatiran, karena sejumlah mutasi dapat membantu virus menghindari kekebalan.

Pertama terdeteksi di Botswana
The Guardian menuliskan, kasus pertama dari varian ini terdeteksi di Botswana pada 11 November, dengan tiga kasus yang tercatat dan telah dilakukan pengurutan genom.

Baca Juga: Sudah Menyebar di Malaysia, Apa Itu Varian Corona AY 4.2?

Selain itu, kasus pertama dikonfirmasi di Afrika Selatan pada 14 November lalu, dan telah berkembang menjadi sebanyak 22 kasus.

Adapun satu kasus di Hong Kong, merupakan seorang pelancong yang kembali dari Afrika Selatan.

Seorang ahli virologi di Imperial College Londong Dr Tom Peacock menemukan, jumlah mutasi lonjakan yang sangat tinggi menunjukkan ini bisa menjadi perhatian nyata.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: kompas.com

Tags

Terkini

NFT Kartun Bebek ini Laku Rp1,7 Miliar

Jumat, 28 Januari 2022 | 22:45 WIB
X