Ilmuwan Peringatkan Muncul Varian Covid-19 Botswana, Seberapa Bahaya?

- Jumat, 26 November 2021 | 14:00 WIB
Ilustrasi Virus Corona (Foto: Pixabay)
Ilustrasi Virus Corona (Foto: Pixabay)

“Itu memang terlihat menjadi perhatian yang signifikan berdasarkan mutasi yang ada,” ujar profesor mikrobiologi klinis Universitas Cambridge Ravi Gupta.

Namun yang belum diketahui dari varian ini adalah daya menularnya. Sebab inilah yang nampak mendorong varian Delta.

“Pelarian kekebalan hanyalah bagian dari gambaran tentang apa yang mungkin terjadi,” tutur dia.

Disebutkan, sejumlah besar mutasi pada varian sepertinya terakumulasi dalam ledakan tunggal, yang menunjukkan ini mungkin telah berkembang selama infeksi kronis pada seseorang dengan sistem kekebalan yang lemah, mungkin pasien HIV/Aids yang tak diobati.

“Sulit untuk memprediksi seberapa menularnya pada tahap ini. Untuk saat ini harus dipantau dan dianalisis dengan cermat, tetapi tidak ada alasan untuk terlalu khawatir kecuali jika frekuensinya mulai meningkat dalam waktu dekat,” tutur Direktur Institut Genetika UCL Prof Francois Balloux. (*)

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: kompas.com

Tags

Terkini

X