Willy Aditya: RUU TPKS untuk Lindungi Korban Kekerasan Seksual

- Jumat, 26 November 2021 | 17:47 WIB
Ketua Panitia Kerja (Panja) Rancangan Undang-undang Tindakan Pidana Kekerasan Seksual (RUU TPKS) Willy Aditya
Ketua Panitia Kerja (Panja) Rancangan Undang-undang Tindakan Pidana Kekerasan Seksual (RUU TPKS) Willy Aditya

Sedangkan Ketua Kaukus Perempuan DPR Diah Pitaloka menuturkan, RUU TPKS ini merupakan agenda substansi dari emansipasi dan demokrasi yang tidak boleh surut diperjuangkan oleh DPR. Apalagi, dengan masih kuatnya kultur patriaki yang ada dalam tatanan masyarakat Indonesia.

Diah menyebutkan bahwa RUU TPKS identik dengan perempuan. Korban kekerasan seksual ini 90% perempuan dan ini tentu berkorelasi dengan semangat dari affirmative action, yang memperjuangkan ruang politik bagi perempuan, termasuk juga di lembaga legislatif memperjuangkan nasib kaum perempuan.

"Jadi satu yang harus jadi catatan menurut saya dalam ruang demokrasi kita, emansipasi itu adalah agenda substansi dari demokrasi dan diskriminasi. Saya rasa emansipasi, diskriminasi itu narasi yang gak boleh surut, harus tetap hidup dari perjuangan di dalam gedung DPR/ MPR ini," kata politisi PDIP itu. (*)

Halaman:

Editor: Milna Miana

Tags

Terkini

X