Mengenal Jetty Maynur, Sosok di Balik Kelas Digital dan Lingkungan Belajar Menyenangkan di Madrasah

- Sabtu, 27 November 2021 | 15:30 WIB
Jetty Maynur, Kepala MIN 3 Kota Tangerang Selatan, Banten
Jetty Maynur, Kepala MIN 3 Kota Tangerang Selatan, Banten

 

HARIANHALUAN.COM - Jetty Maynur adalah seorang perempuan yang telah lama berkiprah di dunia pendidikan. Kariernya bermula sejak mendirikan madrasah swasta di Pamulang pada 1993. Menjadi pegawai negeri pada 1999 dan diamanahi sebagai Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Kabupaten Tangerang (kini MTSN 1 Kota Tangerang Selatan) selama hampir tujuh tahun.

Selanjutnya, Jetty ditugaskan sebagai Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Cempaka Putih Ciputat (yang kemudian berubah nama menjadi MIN 2 Kota Tangerang Selatan) sejak 2007 hingga 2019. Semula MIN 2 Kota Tangerang Selatan sepi peminat, tetapi berkat keterampilan dan kegigihan Jetty, madrasah tersebut akhirnya menjadi favorit. 

Baca Juga: Warga Malalak Barat Dihebohkan Penemuan Pria Bersimbah Darah

Mulai dari menjaga kebersihan, menciptakan kedisiplinan guru, hingga membuat lingkungan belajar yang nyaman bagi peserta didik menjadi perhatian Jetty. Hal itu berdampak positif bagi MIN 2 Kota Tangerang Selatan yang saat ini memiliki banyak torehan prestasi gemilang. Kesuksesan Jetty itu kemudian dituliskannya dalam buku yang telah ia terbitkan berjudul ‘Mimpi Besar’. 

Kesuksesan Jetty tak berhenti sampai di situ. Seorang perempuan yang kerap mengucap subhanallah sebagai rasa takjub dan alhamdulillah sebagai wujud syukur kepada Allah itu memang nyata-nyata memiliki mimpi besar untuk berperan aktif di dunia pendidikan. 

Pada Februari 2019, Jetty mendapatkan amanah menjadi Kepala MIN 3 Kota Tangerang Selatan yang terletak di Villa Dago Tol Raya Blok H RW 20 Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat. Baginya, madrasah ini bukan hal baru karena merupakan filial atau kelas jauh dari MIN 2 Kota Tangerang Selatan, tempat ia mengabdi sebelumnya. 

Sebenarnya, Jetty memiliki dua tugas sekaligus saat masih bertugas di MIN 2 Kota Tangerang Selatan. Ia harus membangun madrasah inti sekaligus mengembangkan filialnya. Jetty merasa, awal membangun filial itu tidak mudah lantaran tidak ada dananya.
Kemudian ia menyiasati dengan cara cemerlang. Satu gedung dimasukkan ke dalam perencanaan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) MIN 2 Kota Tangerang Selatan sementara satu gedung lainnya mendapat sumbangsih dari masyarakat saat menyekolahkan anaknya ke filial itu.

Proses penegerian MIN 3 Kota Tangerang Selatan pun berjalan panjang, yakni selama delapan tahun sejak didirikan pada 2010. Pada Desember 2018, Kementerian Agama menerbitkan Peraturan Menteri Agama (PMA) yang menetapkan sekolah filial itu menjadi MIN 3 Kota Tangerang Selatan.

Halaman:

Editor: Heldi Satria

Sumber: Kemenag

Tags

Terkini

Tjahjo Kumolo: Tahun ini Pemerintah Tak Terima CPNS

Rabu, 19 Januari 2022 | 20:05 WIB

Kemenag akan Gelar Pospenas ke-9 di Makassar

Rabu, 19 Januari 2022 | 14:15 WIB
X