Bule Denmark Ini Dideportasi dari Bali Gegara Rusak Tempat Ibadah Umat Hindu

- Minggu, 28 November 2021 | 15:27 WIB
Bule Denmark dideportasi akibat ulahnya merusak tempat ibadah umat Hindu di Bali. (Foto: Okezone)
Bule Denmark dideportasi akibat ulahnya merusak tempat ibadah umat Hindu di Bali. (Foto: Okezone)

DENPASAR, HARIANHALUAN.COM - Bule asal Denmark, Lars Christensen segera dideportasi ke negara asalnya karena telah merusak pelinggih atau tempat ibadah umat Hindu di Bali.

"Yang bersangkutan saat ini ditahan di Rudenim Denpasar untuk menungu proses deportasi," kata Kepala Kantor Hukum dan HAM Bali Jamaruli Manihuruk, dilansir dari Okezone, Minggu (28/11/2021).

Christensen ditahan imigrasi setelah bebas murni dari Lapas Singaraja, Buleleng, Jumat (26/11/2021). Dia telah selesai menjalani hukuman selama tujuh bulan terkait perbuatan penodaan agama.

Ulah Christensen sempat viral dan membuat warga Bali marah. Ia terekam video sedang menendang pelinggih rumah warga di Desa Kalibukbuk, Oktober 2020 silam.

Di rumah itu, Christensen merusak dua pelinggih dengan cara menendang hingga membuat tempat sembahyang roboh dan jatuh ke tanah.

Jamaruli mengatakan, Christensen telah melanggar Pasal 75 UU Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian sehingga harus dideportasi.

"Dia telah melakukan kegiatan berbahaya dan patut diduga membahayakan keamanan dan ketertiban umum," ujarnya. (*)

 

Editor: Rahma Nurjana

Sumber: Okezone

Tags

Terkini

Panglima TNI: Pola Pengamanan di Papua Lebih Natural

Selasa, 25 Januari 2022 | 02:11 WIB

Menkes: Omicron di Indonesia Sudah Capai 1.600 Kasus

Senin, 24 Januari 2022 | 19:40 WIB
X