Jadi Korban Mafia Tanah, Dubes RI Lapor ke Bareskrim Polri

- Senin, 29 November 2021 | 14:10 WIB
Ilustrasi mafia tanah
Ilustrasi mafia tanah

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Papua Nugini (PNG) dan Kepulauan Solomon, Andriana Supandy berkunjung ke gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (29/11). Dia datang membuat laporan polisi terkait dugaan mafia tanah.

Kedatangan Andriana didampingi kuasa hukumnya Inu Jajuli, terpantau tiba di Bareskrim Polri sekitar pukul 10.30 WIB. Keduanya langsung masuk ke gedung Bareskrim.

Baca Juga: Viral! Oknum Notaris Terlibat Kasus Mafia Tanah, Begini Penjelasan INI

"Pak Dubes hadir di Bareskrim, beliau jadi korban mafia tanah," kata Inu dikutip dari Republika.co.id, Senin (29/11/2021).

Meski begitu, Inu belum membeberkan kronologi terkait perkara tanah yang dihadapi kliennya. Hanya saja, dia menyebut, yang menjadi korban adalah orang tua Andriana, yaitu almarhum Andi Supandy.

Baca Juga: Ketua DPR dan Mafia Tanah, Siapa Paling Kuat?

"Intinya kita melaporkan adanya dugaan tindak pidana pemalsuan identitas orang tua Dubes Andriana," ujar Inu. Dia belum mau bicara banyak mengenai hal ini. Dia akan menyampaikan langsung usai membuat laporan di Bareskrim Polri.

Rekening Tersangka Mafia Tanah Diblokir
Setelah membuat laporan, kata Inu, Dubes Andriana rencananya bertemu dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, untuk menyampaikan langsung perkara mafia tanah yang menimpa almarhum orang tuanya.

Polri memastikan upaya pemberantasan mafia tanah oleh kepolisian melalui Satgas Anti Mafia Tanah masih berjalan, dengan menindak secara hukum pelaku kejahatan.Pimpinan Polri telah menginstruksikan kepada para kapolda, kapolres di wilayah untuk tidak ragu dalam mengusut tuntas kasus mafia tanah.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: republika.co.id

Tags

Terkini

Keren! Rumah Tahfiz Kini Hadir di Mesir

Selasa, 25 Januari 2022 | 21:30 WIB

Omicron Versi Terbaru Sudah Ditemukan, Lebih Ganas?

Selasa, 25 Januari 2022 | 19:30 WIB
X