Menlu: Jangan Ada Kesenjangan Vaksin Antara Kita

- Selasa, 30 November 2021 | 10:45 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

“Isu penguatan arsitektur kesehatan global ini juga akan jadi agenda utama Presidensi Indonesia di G20 pada 2022,” ujar Menlu Retno.

ASEM merupakan forum “jembatan” yang menghubungkan Asia dan Eropa.

Anggota ASEM mencakup 65% perekonomian dunia dan 55% perdagangan dunia, dimana 11 dari 20 anggota G20 adalah anggota ASEM.

Sementara itu, Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan bahwa "skandal" kesenjangan vaksin Covid-19 di level global harus segera dihentikan. Pernyataan Tedros merupakan respons atas laporan terbaru dari Voice of America (VOA) terkait distribusi vaksin global yang tidak merata.

Jumat lalu, Tedros mengatakan bahwa saat ini ada banyak negara yang memberikan vaksin penguat (booster) atau dosis ketiga. Angka pemberiannya enam kali lebih banyak ketimbang vaksin dosis pertama dan kedua di negara-negara berpenghasilan rendah.

Selain itu, Tedros juga mengatakan bahwa negara-negara dengan cakupan vaksinasi tertinggi "terus menumpuk pasokan vaksin," sementara "negara-negara miskin hanya bisa menunggu."

"Ini adalah sebuah skandal yang harus dihentikan sekarang juga," tutur Tedros.

COVAX, skema berbagi yang diinisiasi WHO, dapat membantu mengatasi kesenjangan vaksin global.

"Namun COVAX membutuhkan setidaknya 550 juta vaksin Covid-19 untuk mencapai target memvaksinasi 40 persen masyarakat dari semua negara di dunia pada akhir 2021," ungkap Tedros.

Harus ada pemerataan vaksin

Menurut, Ketua DPR, Puan Maharani, mendorong pemerintah mempercepat dan melakukan pemerataan pemberian vaksin Covid-19 pada masyarakat agar tidak terjadi kesenjangan vaksinasi.

"Kita perlu bergotong royong untuk memastikan bahwa jangan sampai ada kesenjangan vaksinasi. Kita tidak bisa sehat sendiri, lingkungan kita juga harus sehat," kata dia.

Hal itu dikatakan Puan saat mengunjungi Sentra Vaksinasi yang diselenggarakan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) dan Maming Enam Sembilan Group di Pasar Ikan Modern Muara Baru, Jakarta Utara.

Ia mengaku merasakan semangat gotong royong di sentra vaksin yang akan melayani 7.500 peserta vaksinasi selama 3 hari, dengan para peserta antara lain terdiri dari nelayan, anak-anak, tunawisma dan difabel.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: rilis

Tags

Terkini

X