KPPU Awasi Angkasa Pura II Terkait Kerja Sama Konsorsium dengan Perusahaan Asal India di Bandara Kualanamu

- Selasa, 30 November 2021 | 12:13 WIB
Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara
Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara

HARIANHALUAN.COM - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) memantau kerja sama pengelolaan yang dilakukan PT Angkasa Pura II dan konsorsium perusahaan asal India, GMR Airport di Bandara Internasional Kualanamu di Deliserdang, Sumatera Utara.

"Sejauh ini kita belum ada temukan pelanggaran prinsip usaha dalam kerjasama itu. Kita masih lihat kerjasama itu murni bisnis ke bisnis," kata Kepala Kantor Wilayah KPPU Medan, Ridho Pamungkas, Selasa (30/11/2021).

Menurut Ridho, kerja sama itu dilakukan dengan tujuan untuk menarik investor, terutama investor membawa dana segar ke Indonesia. "Namun kita juga akan lihat, apakah dalam prosesnya pemilihan mitra swastanya ada beauty contest atau tidak," tukasnya.

Yang menjadi fokus pengawasan KPPU, kata Ridho, adalah kemungkinan adanya monopoli dalam pengelolaan jasa pendukung kebandarudaraan setelah dikerja samakan dengan pihak swasta.

"Jangan ada penguasaan tunggal seperti untuk kargo maupun bisnis di bandara lainnya," tukasnya.

Sebelumnya, Direktur PT Angkasa Pura Aviasi, Haris menjelaskan tidak ada penjualan aset Bandara Kualanamu kepada pihak asing. Melainkan kerja sama atau mitra strategis pengembangan dan operasi bandara tersebut bersama GMR Airport Consortium.

Dengan kerja sama ini, Haris mengatakan ada tujuan dan harapan yang akan dibangun. Yang mana, akan menjadi Bandara Kualanamu menjadi HUB Internasional di Asia Tenggara ini.

"Makanya kita membutuhkan kerja sama dengan GMR Airport yang nanti bisa membawa traffic ke Bandara Kualanamu khususnya penerbangan internasional,” ucap Haris.

Dalam mitra strategis ini, Haris menyebutkan bahwa GMR akan masuk ke dalam kepemilikan saham PT Angkasa Pura Aviasi dengan kepemilikan saham 49 persen.

Halaman:

Editor: Jefli Bridge

Sumber: IDX Channel

Tags

Terkini

X