Hindari Lonjakan Kasus Setelah Nataru, Masyarakat Diimbau Tunda Liburan

- Rabu, 1 Desember 2021 | 08:30 WIB
Ilustrasi vaksin Covid-19
Ilustrasi vaksin Covid-19

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Pemerintah telah mengeluarkan aturan resmi pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 di seluruh Indonesia dalam periode Natal dan Tahun Baru (Nataru). Imbauan dan regulasi lain juga telah ditetapkan guna menekan risiko peningkatan mobilitas masyarakat, seperti tercantum dalam Inmendagri Nomor 62 Tahun 2021.

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kembali meningkatnya kasus COVID-19.
Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah dan Penanggulangan Bencana Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Sudirman menegaskan hal tersebut dalam Dialog dari Media Center Forum Merdeka Barat 9 (FMB 9) - KPCPEN, Selasa (30/11/2021) bertema Tunda Liburan untuk Keselamatan Bersama.

Baca Juga: Dokter Reisa: Jadwalkan Ulang Mudik Libur Nataru untuk Mencegah Sirkulasi Virus

“(Regulasi tersebut) dalam rangka mengantisipasi agar masyarakat kita saat libur Nataru berada di wilayah masing-masing. Tunda liburan ini untuk keselamatan kita maupun saudara-saudara kita,” ujar Sudirman.

Untuk pengaturan lebih lanjut, Inmendagri akan ditindaklanjuti dengan surat edaran dari kementerian terkait, maupun peraturan-peraturan dari pihak pemerintah daerah. Begitu pula kepada para pelaku usaha, Sudirman juga mengharapkan untuk mengikuti peraturan yang berlaku, di mana solusi-solusi yang ditawarkan pemerintah daerah akan ditindaklanjuti.

Baca Juga: Cegah Kenaikan Kasus Covid-19 Libur Nataru, IDI: Jangan Kurangi Standar

“Masih ada liburan yang akan datang. Semoga kebijakan tunda liburan ini akan memberikan keselamatan bagi kita semua,” tandasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Penanganan Kesehatan Satgas COVID-19, Alexander Ginting memaparkan pentingnya terus membangun kewaspadaan masyarakat bahwa pandemi belum selesai.

“Kendati ada pelonggaran, tapi kita harus tetap waspada karena virus masih ada. Harus dibatasi supaya tidak ada mobilitas yang tinggi. Harus jadi atensi kita untuk mempertahankan level PPKM yang sudah ada,” tutur Alex.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: rilis

Tags

Terkini

Ketua DPD RI Dukung Jatim Jadi Tuan Rumah PON 2028

Rabu, 26 Januari 2022 | 22:02 WIB

Ini Ancaman 'Ngeri' Jika Tak Bayar Pinjol

Rabu, 26 Januari 2022 | 21:50 WIB

Kenapa? 2023 Ratusan Ribu Guru Terancam Nganggur

Rabu, 26 Januari 2022 | 20:25 WIB
X