Menag Sebut Omicron Cucu Virus Covid-19, Tak Perlu Khawatir Berlebihan

- Rabu, 1 Desember 2021 | 09:15 WIB
Menag Yaqut Cholil Qoumas
Menag Yaqut Cholil Qoumas

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menyebutkan masyarakat Indonesia perlu khawatir terhadap varian baru Covid-19 yakni Omicron. Kendati demikian, menurutnya masyarakat tidak perlu khawatir berlebihan terhadap virus tersebut.

"Omicron ini cucu dari virus Covid-19 yang menurut data yang saya punya ini memang perlu dikhawatirkan tetapi tidak perlu berlebihan," ucap Menag dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI, dikutip dari Okezone.com, Rabu (1/12/2021).

Baca Juga: Luhut: Pandemi Covid-19 Indonesia Masih Terkendali, Jangan Panik Ada Varian Omicron

Berdasarkan data yang diterimanya dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Omicron memiliki kombinasi mutasi berbahaya yang dimiliki variant of concern (varian yang perlu diwaspadai) lainnya. Artinya, masing-masing memiliki varian berbahaya menyatu dalam omicron.

Menurutnya, hal ini masih dalam perkiraan. Kemudian omicron juga memiliki potensi atau kemungkinan penularan tinggi dan penurunan efektivitas respons imun antibodi yang sebelumnya terbentuk dari infeksi maupun vaksinasi.

Baca Juga: Omicron Tak Pengaruhi Sekolah Tatap Muka, Kemendikbud: Sepanjang Aman, Jalan Terus

Sehingga antibodi yang sudah dibentuk karena terdampak Covid-19 atau vaksin dapat terhindar oleh jenis virus omicron.

"Tapi tidak ada bukti keparahan yang tinggi dibanding dengan varian of concern lainnya. Jadi dia menyebarnya lebih cepat tetapi tingkat keparahannya mild, jadi tidak terlalu kuat," ujar dia.

Ia pun menanggapi adanya kenaikan virus omicron sebanyak 500% di Afrika. Menurutnya kenaikan tersebut lantaran masih minimnya jumlah vaksinasi di negara tersebut.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: Okezone.com

Tags

Terkini

Ketua DPD RI Dukung Jatim Jadi Tuan Rumah PON 2028

Rabu, 26 Januari 2022 | 22:02 WIB

Ini Ancaman 'Ngeri' Jika Tak Bayar Pinjol

Rabu, 26 Januari 2022 | 21:50 WIB

Kenapa? 2023 Ratusan Ribu Guru Terancam Nganggur

Rabu, 26 Januari 2022 | 20:25 WIB
X