Di Spanyol, Ketua DPR Beberkan Penyebaran Vaksin Tidak Merata

- Rabu, 1 Desember 2021 | 13:40 WIB
Petugas membawa Envirotainer yang berisi vaksin COVID-19 (Foto: dok KCP PEN)
Petugas membawa Envirotainer yang berisi vaksin COVID-19 (Foto: dok KCP PEN)

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Ketua DPR RI, Puan Maharani kembali dipercaya Indonesia untuk memberikan pidato di forum dunia. Sebelumnya, Puan sempat berbicara di depan dunia pada forum G20 di Wina Austria. Kini Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani menghadiri acara Inagurasi pembentukan Parliamentary Network of Non-Aligned Movement (NAM) atau Gerakan Non-Blok (GNB) di sela-sela Inter Parliamentary Union (IPU) General Assembly ke-143 di Madrid, Spanyol.

Pertemuan dikoordinasikan oleh Azerbaijan yang kini merupakan Ketua GNB. Puan pun turut menyampaikan pidato dalam forum tersebut.

Baca Juga: Menlu: Jangan Ada Kesenjangan Vaksin Antara Kita

“Semangat dan nilai Gerakan Non-Blok seperti kesetaraan sebagaimana yang diabadikan dalam Konferensi Bandung tahun 1955 lebih dari 60 tahun yang lalu masih relevan dalam konteks dinamika global saat ini,” kata Puan saat berbicara dalam Inaugural meeting of the Parliamentary Network of NAM yang digelar di Hotel Riu Plaza Espana, Madrid, Spanyol.

Puan menyinggung soal Presiden pertama Indonesia Soekarno yang memprakarsai GNB. Sejumlah delegasi, termasuk Presiden IPU dan pimpinan parlemen Azerbaijan diketahui memberikan pujian untuk Puan dan Sukarno atas peran masing-masing keduanya.

Baca Juga: 300 Ribu Vaksin Pfizer Langsung Dikirim ke 7 Dinkes Provinsi

“Adalah Presiden Sukarno yang kebetulan kakek saya bersama dengan para founding fathers lainnya yang memprakarsai gerakan ini. Perjuangan untuk melawan ketidakadilan dan ketimpangan memerlukan upaya bersama,” ujar Puan.

Menurut politisi PDI-Perjuangan tersebut, parlemen sebagai perpanjangan rakyat dapat berperan besar. Puan mengatakan, parlemen dapat membawa kerja sama agar GNB dekat dengan masyarakat dan membawa komitmen internasional ke tingkat lokal.

“Melalui kerja sama parlemen, parlemen dapat mendorong pemerintah masing-masing untuk mempromosikan akses yang adil terhadap vaksin Covid-19. Semangat Konferensi Bandung juga masih relevan untuk mengatasi berbagai tantangan global termasuk dalam mengakselerasi pemulihan ekonomi dan pencapaian SDGs,” tuturnya.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: rilis

Tags

Terkini

X