Pengamat: Tidak Ada Kepentingan Anies dalam Reuni 212

- Jumat, 3 Desember 2021 | 13:36 WIB
Pengamat komunikasi politik M. Jamiluddin Ritonga
Pengamat komunikasi politik M. Jamiluddin Ritonga

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Beberapa pihak mengaitkan Reuni 212 dengan kepentingan Anies Baswedan pada Pilpres 2024. Tudingan itu dinilai pengamat komunikasi politik M. Jamiluddin Ritonga tidak beralasan karena tanpa didukung fakta yang akurat.

Baca Juga: Sebut Aksi 212 Tonggak Sejarah, Habib Rizieq: Layak Dihadiri Pecinta Keadilan

"Upaya mengaitkan Reuni 212 dengan kepntingan Anies untuk Pilpres 2024 tampaknya hanya didasarkan asumsi belaka," kata Jamil kepada media ini, Jumat (3/12/2021).

Apalagi kata Jamil, peserta Reuni 212 bukanlah pihak yang dapat mengusung seseorang menjadi capres atau cawapres. Karena itu, tidak ada untungnya bagi Anies untuk mendompleng dalam Reuni 212.

Baca Juga: Cegah Penularan Covid-19, Sultan Minta Reuni 212 Ditiadakan

"Lagi pula isu yang diangkat selama Reuni 212 tidk ada menyebut pilpres, termasuk soal capres dan cawapres. Bahkan nama Anies terkait pilpres tidak muncul dalam Reuni tersebut," kata mantan Dekan FIKOM IISIP Jakarta itu.

Jadi, kata Jamil, memang tidak ada cukup bukti untuk menyatakan Reuni 212 kental dengan kepentingan pencapresan Anies. Pihak-pihak yang mengaitkan tersebut selama ini memang teridentifikasi berseberangan dengan Anies.

"Kelompo  tersebut memang selalu mengaitkan Anies dalam konotasi negatif bila ada kelompok Islam di luar NU dan Muhammadiyah yang melakukan aksi di Jakarta," katanya.

Pihak-pihak tersebut dalam menuding Anies dinilai Anies tampaknya atas dasar kebencian. Mereka memberi stigma negatif kepada Anies tanpa didukung fakta akurat.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Tags

Terkini

Future Leader Challenge (FLC) 2022 Resmi Dibuka

Senin, 17 Januari 2022 | 06:45 WIB

Begini Cara Sri Mulyani Pajaki Ghozali Everyday

Minggu, 16 Januari 2022 | 16:55 WIB

JIS Sudah Bisa Dikunjungi Masyarakat Umum Maret 2022

Sabtu, 15 Januari 2022 | 20:30 WIB
X