Klaim China Terhadap Laut Natuna, PKS: Indonesia Harus Bersikap Tegas

- Sabtu, 4 Desember 2021 | 18:45 WIB
Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto
Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Wakil Ketua Fraksi PKS DPR RI Mulyanto minta pemerintah bersikap tegas menanggapi permintaan China agar Indonesia menghentikan aktivitas pengeboran migas di Laut Natuna.

"Demi mempertahankan kedaulatan bangsa dan negara, pemerintah jangan lembek menghadapi intervensi negara lain di wilayah kedaulatan negara Indonesia," tegas Mulyanto, Sabtu (4/12/2021).

Baca Juga: TNI AL Gelar Latihan Tempur Bersama dengan AL Singapura di Laut Natuna

Ditegaskan, Pemerintah Indonesia tidak boleh diam, harus segera bersikap jelas dan tegas. Karena hal tersebut akan membuat wibawa negara tidak dipandang oleh negara lain. Juga, agar berbagai upaya penambangan migas di wilayah itu tidak terganggu.

Mulyanto menambahkan, sebelumnya manuver kapal-kapal China di kawasan tersebut sudah berulang kali terjadi dan kini mereka minta secara tegas agar Indonesia menghentikan aktivitas pengeboran migas di wilayah ini. 

Baca Juga: Ribuan Kapal China Masuk Laut Natuna, Rizal Ramli Tulis Sindiran Ini di Twitter

"Langkah mereka sudah sangat sistematis sekali. Tentu ini harus kita jawab dengan tegas. Karena sudah jelas-jelas mengganggu kedaulatan dan kepentingan nasional kita," tegas anggota Komisi VII DPR RI itu.

Menurut Mulyanto, krisis energi yang melanda China memicu turbulensi ekonomi dan memberikan dampak yang signifikan bagi kemunduran pembangunan di negeri Tirai Bambu itu. 

Jadi wajar saja kalau mereka haus sumber daya energi untuk menjalankan mesin-mesin industrialisasi mereka. Lalu, memaksimalkan upaya dalam setiap kesempatan yang mungkin untuk memperoleh sumber daya energi tersebut.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Tags

Terkini

NFT Kartun Bebek ini Laku Rp1,7 Miliar

Jumat, 28 Januari 2022 | 22:45 WIB
X