Geologi ESDM Ungkap Penyebab Meletusnya Gunung Semeru

- Minggu, 5 Desember 2021 | 07:15 WIB
Erupsi Semeru
Erupsi Semeru

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Eko Budi Lelono mengungkapkan, bahwa letusan Gunung Semeru dipicu karena curah hujan tinggi di sekitar puncak gunung sehingga menyebabkan runtuhnya bibir lava hingga memicu adanya erupsi.

"Kelihatannya memang ada kaitan dengan curah hujan tinggi, sehingga menyebabkan runtuhnya bibir lava itu sehingga memicu adanya erupsi, atau ada guguran awan panas," kata Eko dikutip dari Okezone.com, Minggu (5/12/2021).

Baca Juga: Hampir Semua Rumah di Satu Dusun Hancur Akibat Letusan Gunung Semeru

Dia menerangkan letusan Gunung Semeru kemungkinan besar dari faktor eksternal, yaitu curah hujan tinggi. Hal itu dikarenakan catatan kegempaan relatif rendah dan aktivitasi suplai magma dan material sepanjang bulan November dan sejak tanggal 1 hingga 3 Desember 2021 tidak mengalami perubahan yang signifikan.

"Dari sisi kegempaan ini relatif rendah, tidak ada asosiasi dengan peningkatan adanya supply magma atau batuan permukaan. Aktivitas Gunung Semeru ini sebetulnya tidak ada aktivitas yang berlebihan dari kegempaan yang memperlihatkan adanya supply magma itu relatif biasa saja seperti sebelum-sebelumnya," kata Eko.

Baca Juga: 1 Orang Dilaporkan Tewas dan 2 Ibu Hamil Tua Terjebak Erupsi Gunung Semeru

Dia mengatakan timnya di pos pengamatan di lapangan memonitor aktivitas Gunung Semeru selama 24 jam untuk mengamati bila sewaktu-waktu terjadi peningkatan.

"Kalau sewaktu-waktu ada peningkatan dari aktivitas Gunung Semeru nanti akan kami informasikan, koordinasikan pada bapak ibu dari BPBD, BNPB dan pemerintah daerah supaya bisa mengantisipasi tindakan selanjutnya," katanya

Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru di Dusun Poncokusumo melaporkan kronologi kejadian guguran awan panas Gunung Semeru tercatat mulai pukul 14.47 WIB dengan amplitudo maksimal 20 mm.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: Okezone.com

Tags

Terkini

X