Sejarah Letusan Gunung Semeru Terekam Sejak Ribuan Tahun Lalu

- Minggu, 5 Desember 2021 | 10:15 WIB
Erupsi Gunung Semeru.
Erupsi Gunung Semeru.

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Gunung tertinggi di Pulau Jawa yang terkenal dengan Puncak Mahameru, yakni Gunung Semeru memiliki sejarah yang sayang dilewati.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat Gunung Semeru dengan ketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) memiliki catatan panjang letusan yang terekam sejak tahun 1818.

Baca Juga: Geologi ESDM Ungkap Penyebab Meletusnya Gunung Semeru

Catatan letusan (Gunung Semeru) yang terekam pada 1818 hingga 1913 tidak banyak informasi yang terdokumentasikan.

"Kemudian pada 1941-1942 terekam aktivitas vulkanik dengan durasi panjang," kata Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPN Abdul Muhari, mengutip dari Antara melalui Suara.com, Minggu (5/12/2021).

Baca Juga: Terkendala Lumpur Tebal, Korban Meninggal Erupsi Gunung Semeru Belum Bisa Dievakuasi

PVMBG menyebutkan leleran lava terjadi pada periode 21 September 1941 hingga Februari 1942. Saat itu letusan Gunung Semeru sampai di lereng sebelah timur dengan ketinggian 1.400 hingga 1.775 meter. Material vulkanik hingga menimbun pos pengairan di Bantengan.

Selanjutnya beberapa aktivitas vulkanik gunung tertinggi di Pulau Jawa itu tercatat beruntun pada 1945, 1946, 1947, 1950, 1951, 1952, 1953, 1954, 1955 - 1957, 1958, 1959 dan 1960.

Tak berhenti sampai di sini, Gunung Semeru termasuk salah satu gunung api aktif yang melanjutkan aktivitas vulkaniknya.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: Suara.com

Tags

Terkini

X