Indikator Daerah yang Telah Terjadi Penularan Omicron Menurut Ahli

Heldi Satria
- Minggu, 5 Desember 2021 | 21:10 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM - Mantan Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara, Prof.Tjandra Yoga Aditama menyampaikan, satu daerah patut dicurigai terdapat kasus Covid varian Omicron saat terjadi peningkatan S Gene Target Failures (SGTF).

S Gene Target Failures adalah kondisi di mana Gen S atau spike protein tidak terdeteksi saat dilakukan tes sampel. Spike protein merupakan pintu masuk bagi sebuah virus dan mutasinya.

"Kalau di suatu daerah ditemukan peningkatan SGTF (S Gene Target Failures) maka ini mungkin dapat menjadi suatu indikasi beredarnya varian Omicron," ucap Tjandra dalam webinar, Minggu (5/12).

Tjandra mengatakan, tes yang digunakan sebagai sampel untuk mendeteksi virus dan mutasinya idealnya dengan melakukan whole genome sequencing (WGS). Untuk langkah ini, Indonesia masih tertinggal dengan India dan Singapura.

Baca Juga: Kasus Positif Covid-19 di Indonesia Hari Ini Bertambah 633

Berdasarkan data dari GISAID pada 1 Desember 2021, Singapura sudah melaporkan 10.151 sequencing, Afrika Selatan melaporkan 23.917 sequencing, Indie melaporkan 84.296 sequencing, dan Indonesia 9.265 sequencing.

"Indonesia jauh sekali tertinggal dengan Singapura dan India," ujarnya.

Senada dengan Tjandra, spesialis Mikrobiologi dr.Budi Haryanto mengimbau agar laboratorium yang ada di Indonesia melakukan uji whole genome sequencing ketika Gen S pada satu sampel tidak terdeteksi. Dikhawatirkan, sampel tersebut terkontaminasi dengan mutasi varian Omicron.

"Kalau ini mengikuti kaidah WHO kita kirim ke tempat yang dapat melakukan whole genome sequensing untuk melihat apakah ini varian Omicron atau bukan," ucap dr.Budi.

Halaman:

Editor: Heldi Satria

Sumber: Merdeka.com

Tags

Terkini

X