BNPB: Rp500 Ribu per Bulan untuk Warga Rumahnya Rusak Akibat Erupsi Gunung Semeru

- Minggu, 5 Desember 2021 | 22:13 WIB
Uang kertas rupiah  (Dok. Pixabay.com)
Uang kertas rupiah (Dok. Pixabay.com)

HARIANHALUAN.COM - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan telah menyediakan petunjuk pelaksanaan (Juklak) dan petunjuk teknis (juknis) dalam dana bantuan tunggu hunian. Dana tersebut akan diberikan kepada warga yang rumahnya rusak berat akibat bencana erupsi Gunung Semeru.

“Saya bisa jawab bahwa juklak juknis sudah tersedia, tinggal nanti kita sosialisasikan dalam fase selepas tanggap darurat ini selesai,” ucap Plt Kapusdatinkom Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari dalam konferensi pers, Minggu (05/12/2021).

Nantinya, kata Abdul, juklak dan juknis akan diteruskan kepada Pemerintah Daerah (Pemda) setempat. Hal ini guna mengkoordinasi data yang dimiliki Desa setempat.

“Juklak dan juknisnya sudah ada di BNPB, nanti kita akan sampaikan kepada pimpinan daerah terutama kepala desa yang memiliki informasi lebih lengkap terkait dengan kondisi masyarakat di Desanya,” ungkap dia.

Dalam kesempatannya, Abdul juga menjelaskan bahwa warga-warga yang terdampak rumah rusak akan menerima sejumlah Rp500 ribu selama enam bulan kedepan. Dana tersebut, tambah Abdul, sebagai dana dukungan sembari menunggu proses pembangunan rumah selesai.

“Terkait dengan uang tunggu hunian sebesar Rp 500 ribu perbulan, jadi ini sebenarnya dana yang akan menjadi dukungan bagi masyarakat untuk bisa menyewa hunian dulu secara sementara selama 6 bulan,” kata dia.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan akan memberikan dana tunggu hunian bagi warga terdampak bencana alam erupsi Gunung Semeru yang rumahnya dalam kategori rusak berat. Dana tersebut akan diberikan hingga enam bulan kedepan.

“Khusus masyarakat yang mengalami kerugian materiil seperti rumah rusak berat atau rumah hancur, tadi sore Kepala BNPB sudah menyatakan bahwa BNPB akan memberikan dana tunggu hunian hingga enam bulan kedepan,” ucap Plt Kapusdatinkom Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari, dalam konferensi pers Minggu (05/12/2021).

Abdul mengatakan bahwa rumah-rumah warga yang hancur akan dibangun juga dengan bantuan pemerintah. Rumah tersebut akan dibangun pada lokasi baru yang kekinian tengah dimatangkan oleh Pemerintah Daerah (Pemda).

Halaman:

Editor: Jefli Bridge

Sumber: IDX Channel

Tags

Terkini

X