PVMBG Sebut Bukan Erupsi, Bencana Gunung Semeru Adalah Awan Panas Guguran

Heldi Satria
- Senin, 6 Desember 2021 | 13:40 WIB
Basarnas dan TNI Sisir Lokasi Terdampak Erupsi Semeru.  (©2021 AFP/Juni Kriswanto   )
Basarnas dan TNI Sisir Lokasi Terdampak Erupsi Semeru. (©2021 AFP/Juni Kriswanto  )

"Bahan-bahan material yang ada di gunung itu kan ada belerang, sebagainya, apabila terkena air akan bereaksi. Nah itu kemarin, sampai sekarang pun lahar dingin itu posisinya masih panas di bawah," jelasnya.

Kata Ahli Vulkanologi

Sementara ahli vulkanologi, Surono mengatakan, aktivitas Gunung Semeru dua hari lalu itu merupakan guguran kubah lava. Guguran ini menghasilkan awan panas guguran.

"Kalau saya sebut guguran kubah lava," kata dia.

Berdasarkan data BPBD Provinsi Jawa Timur, awan panas guguran Gunung Semeru mengakibatkan 15 orang meninggal dunia. Sementara luka berat sebanyak 69 orang dan luka ringan 100 orang.

Total korban terdampak di Kabupaten Lumajang sebanyak 5.205 orang. Rumah terdampak 2.970 unit dan fasilitas umum terdampak 13 unit. (*)

 

 

Halaman:

Editor: Heldi Satria

Sumber: Merdeka.com

Tags

Terkini

X