Sugiono: Terorisme Akan Selalu Ada Sepanjang Ditemukan Ketidakadilan

- Senin, 6 Desember 2021 | 18:18 WIB
Sugiono (anggota MPR RI F-Gerindra), M Nasir Djamil (anggota MPR RI F-PKS) dan Ridlwan Habib (pengamat intelijen dan pertahanan) di Media Center, Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (6/12/2021).
Sugiono (anggota MPR RI F-Gerindra), M Nasir Djamil (anggota MPR RI F-PKS) dan Ridlwan Habib (pengamat intelijen dan pertahanan) di Media Center, Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (6/12/2021).

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Gerakan terorisme akan selalu ada sepanjang ditemukan ketidakadilan dan kemiskinan. Terorisme itu dilakukan oleh kelompok yang paling lemah.

Demikian mengemukan dalam diskusi bertajuk "Vaksinasi Empat Pilar Lawan Transformasi Kelompok Terorisme" dengan pembicara Sugiono (anggota MPR RI F-Gerindra), M Nasir Djamil (anggota MPR RI F-PKS) dan Ridlwan Habib (pengamat intelijen dan pertahanan) di Media Center, Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (6/12/2021).

Baca Juga: 9 Juta Konten Terorisme Dihapus Facebook di Kuartal I 2021

Sugiono menyebutkan, terorisme merupakan kegiatan rongrongan yang sifatnya itu dilakukan oleh kelompok yang paling lemah. Dalam arti mereka tidak punya organisasi, tidak punya persenjataan dan tidak terstruktur yang baku.

Mereka melakukan gerakan-gerakan tersebut umumnya disebabkan karena ketidakpuasan terhadap situasi. Lahan yang subur untuk aksi-aksi ini adalah kemiskinan, ketidakadilan, terlalu tinggi antara yang kaya dan yang miskin.

Baca Juga: 21.330 Konten Radikal Terorisme Diblokir Kominfo

"Inilah lahan yang subur, di mana idealisme atau cita-cita kelompok-kelompok seperti ini bisa tumbuh dan berkembang. Sepanjang ada ketidakadilan, sepanjang ada kemiskinan, adanya jurang-jurang yang lebar antara yang miskin dan kaya, komunitas-komunitas seperti ini bisa tumbuh dan berkembang," kata Sugiono.

Solusi yang paling mendasar dalam mecegah terorisme ini menurut Sugiono adalah menghilangkan ataupun mengurangi lahan-lahan subur tempat-tempat kelompok teroris bisa tumbuh.

"Artinya, kita harus mengurangi kemiskinan, penciptakan lapangan pekerjaan, perbaikan penghasilan kemudian mengurangi pemisah antara yang kaya dan miskin dan hal-hal yang sifatnya meningkatkan kesejahteraan," kata politisi Partai Gerindra itu.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Tags

Terkini

Tjahjo Kumolo: Tahun ini Pemerintah Tak Terima CPNS

Rabu, 19 Januari 2022 | 20:05 WIB

Kemenag akan Gelar Pospenas ke-9 di Makassar

Rabu, 19 Januari 2022 | 14:15 WIB
X