Sesjen Kemendikbudristek Lantik Rektor Undana, Dua Direktur Politeknik, dan Dua Direktur Akademi

- Selasa, 7 Desember 2021 | 22:15 WIB
Sesjen Kemendikbudristek Lantik Rektor Undana, Dua Direktur Politeknik, dan Dua Direktur Akademi
Sesjen Kemendikbudristek Lantik Rektor Undana, Dua Direktur Politeknik, dan Dua Direktur Akademi

HARIANHALUAN.COM - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) kembali melantik sejumlah pejabat di lingkungan Kemendikbudristek secara luring di Kompleks Kemendikbudristek, Senin (6/12) dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Atas nama Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim, Sekretaris Jenderal (Sesjen) Kemendikbudristek, Suharti, secara resmi melantik lima orang pejabat pada perguruan tinggi.

Sesjen Suharti melantik Rektor Universitas Nusa Cendana (Undana), yaitu Maxs Urias Ebenhaizar Sanam. Surfa Yondri dilantik sebagai Direktur Politeknik Negeri Padang; M. Shofi’ul Amin dilantik sebagai Direktur Politeknik Negeri Banyuwangi; Joko Triyono dilantik sebagai Direktur Akademi Komunitas Negeri Pacitan; dan Zulfan Khairil Simbolon sebagai Direktur Akademi Komunitas Negeri Aceh Barat. Adapun seluruh pejabat dilantik untuk masa jabatan periode tahun 2021-2025.

Menyambut para pejabat yang baru dilantik, Sesjen Suharti mengungkapkan dirinya percaya para pejabat akan menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya dan sesuai tanggung jawab yang diberikan. “Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, bersama kita,” harap Suharti.

Sesjen Suharti, dalam pelantikan ini, mengaku Bangsa Indonesia menghadapi banyak perubahan dalam kehidupan. “Teknologi, kehidupan sosial dan budaya, serta lingkungan hidup semakin menantang. Seiring itu semua, kehidupan masa depan menuntut banyak perubahan yang harus dilakukan Kemendikbudristek, termasuk oleh Bapak-bapak yang hari ini dilantik,” ucap Suharti pada kelima pejabat yang seluruhnya hadir secara langsung.

Dilanjutkan Suharti, demografi Indonesia juga berubah, di mana penduduk usia produktif semakin banyak. “Maka, ini peluang yang harus kita ambil, salah satunya dengan melahirkan lulusan-lulusan berkualitas dari perguruan tinggi kita, termasuk lima perguruan tinggi yang Bapak-bapak pimpin ke depan,” tutur Suharti.

Menurut Suharti, seluruh pejabat yang hari ini dilantik memiliki tanggung jawab sangat besar untuk terus berkomitmen melaksanakan kebijakan-kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka Kemendikbudristek. “Kita harus berikan kesempatan seluas-luasnya pada mahasiswa kita untuk memetik pembelajaran optimal, memastikan potensi mereka berkembang sempurna, dan memastikan layanan pendidikan tinggi menjadi lebih berkualitas,” terang Suharti.

Suharti juga menyoroti penyederhanaan birokrasi dan administrasi kemahasiswaan yang perlu dilakukan pendidikan tinggi. “Simpel tapi bermakna. Berikan dukungan jaringan pembelajaran pada mahasiswa untuk memudahkan mereka mengakses pengembangan kreativitas dan inovasi, pengalaman belajar sambil bekerja, yang seluruhnya penting dalam Kampus Merdeka,” ungkap Suharti.

Kolaborasi, lanjut Suharti, juga merupakan prinsip penting dalam pendidikan tinggi. Menghadapi tantangan-tantangan bangsa, dijelaskan Suharti, adalah tanggung jawab berat yang tidak dapat dikerjakan sendiri namun harus berkolaborasi dengan seluruh pihak terkait.

“Perguruan tinggi yang Bapak-bapak pimpin, tidak mungkin bisa berkembang, jika hanya mengandalkan sumber daya yang dimiliki. Banyak peluang yang bisa kita garap, termasuk dengan pemerintah daerah, dunia usaha, dunia industri di tempat masing-masing, dan memastikan potensi daerah perlu dikembangkan,” tutur Suharti.

Sesjen Suharti juga menyaksikan penandatanganan berita acara serah terima jabatan sebagai berikut: 1) Jabatan Rektor Universitas Nusa Cendana dari Fredrik Lukas Benu kepada Maxs Urias Ebenhaizar Sanam; 2)     Jabatan Direktur Politeknik Negeri Banyuwangi dari Bapak Muhammad Fuad Al Haris kepada M. Shofi’ul Amin; 3)      Jabatan Direktur Akademi Komunitas Negeri Pacitan dari Gigih Prabowo kepada Joko Triyono; dan 4)     Jabatan Direktur Akademi Komunitas Negeri Aceh Barat dari Dailami kepada Zulfan Khairil Simbolon. Penandatanganan dilanjutkan dengan penyerahan memorandum akhir jabatan.                                                                                                                                                                                      
 
“Terima kasih atas jasa-jasa dan pengabdian selama bertugas sebagai pimpinan perguruan tinggi. Kami yakin pengabdian Bapak-bapak untuk masyarakat Indonesia masih sangat dibutuhkan. Karya-karya masih terus dapat dilakukan,” ucap Suharti.

“Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa selalu menguatkan kita dalam menjalankan amanat dan tanggung jawab mencerdaskan masyarakat Indonesia ke depan,” pungkas Suharti. Adapun Upacara Pelantikan Pejabat Kemendikbudristek RI dapat disaksikan pada kanal YouTube resmi Kemendikbud RI.  (*)

 

Editor: Heldi Satria

Sumber: Kemendikbud dan Ristek

Tags

Terkini

X