Kekerasan Seksual Kian Marak, Aktivis Perempuan: Penegakan Hukum Tak Boleh Pandang Bulu

- Rabu, 8 Desember 2021 | 13:15 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Dugaan pelecehan seksual yang menimpa seorang mahasiwi Universitas Sriwijaya (Unsri) tengah menjadi sorotan. Banyak pihak mendesak aparat hukum untuk segera mendalami kasus. Apalagi, sederet kasus pelecehan dan kekerasan seksual mencuat secara hampir bersamaan, memperlihatkan betapa mendesaknya hal ini.

Aktivis perempuan Titi Anggraini menyebut harus adanya sanksi tegas bagi oknum dosen yang terbukti sebagai pelaku kekerasan seksual. Sanksi yang dimaksud bukan hanya pidana, melainkan pula sanksi administrasi.

Baca Juga: Willy Aditya: RUU TPKS untuk Lindungi Korban Kekerasan Seksual

"Jadi, tidak hanya diproses secara pidana dengan hukuman berat, tapi juga sanksi administrasi tegas berupa pencopotan dari jabatan," ucap Titi.

Selain itu, saat proses pemeriksaan sedang berlangsung, terduga pelaku menurutnya harus dibebas tugaskan dari kegiatan kampus. Hal ini penting, lanjutnya, demi menjaga kepercayaan semua pihak, bahwa segala sesuatunya berjalan adil dan berimbang.

Baca Juga: Gubernur Sumbar Terbitkan SE Pencegahan Kekerasan Seksual Anak, Begini Isinya

Titi sendiri menyayangkan sikap kampus yang tidak ada itikad baik menyelesaikan kasus tersebut secara tuntas dan cepat, sehingga diketahui kebenarannya.

"Pihak Universitas mestinya, menunjukkan itikad baik dan komitmen kuat untuk menuntaskan kasus ini," ujar Titi.

Dia pun menilai perlu dituntaskannya kasus ini sebab perguruan tinggi sebagai pusat pendidikan yang mencerminkan intelektual dan moralitas. Semestinya, kampus menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk orang- orang yang berada di dalamnya.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: rilis

Tags

Terkini

1,4 Juta Vaksin AstraZeneca Kembali Tiba di Tanah Air

Kamis, 20 Januari 2022 | 14:15 WIB

6 Kebijakan Ketat PLN, Cegah Penyebaran Covid-19

Kamis, 20 Januari 2022 | 10:23 WIB

Tjahjo Kumolo: Tahun ini Pemerintah Tak Terima CPNS

Rabu, 19 Januari 2022 | 20:05 WIB
X