Soroti Kasus Oknum Polisi, Puan Maharani: Harusnya Lebih Mengayomi

- Kamis, 9 Desember 2021 | 16:15 WIB
Ketua DPR RI Puan Maharani
Ketua DPR RI Puan Maharani

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Kasus Novia Widyasari menjadi sorotan publik karena memiliki cerita pelik yang membuat masyarakat geram. Kematian Novia yang bunuh diri di depan makam sang ayah ternyata disebabkan oleh beban yang dihadapinya.

Apalagi ternyata kematian Novia disebabkan oleh sang pacar yaitu Randy Bagus yang berprofesi sebagai polisi dengan jabatan Bribda di Polda Jawa Timur.

Baca Juga: Deretan Perempuan Hebat dalam Keluarga Puan Maharani

Kemudian keduanya melakukan hubungan layaknya suami istri sejak saat itu. Tidak hanya itu, selama berpacaran Randy dan Novia telah melakukan aborsi sebanyak dua kali yakni Maret 2020 dan Agustus 2021.

Randy diduga melanggar hukum ini secara internal akan menengakan terkait dengan ketentuan yang sudah mengatur di Kepolisian yaitu Perkap nomor 14 tahun 2011 tentang kode etik yaitu dijerat dengan pasal 7 dan 11.

Baca Juga: 5 Peran Penting Puan Maharani di Kancah Politik

Bripda Randy Bagus secara pidana umum juga dijerat Pasal 348 juncto 55. Ini adalah langkah-langkah yang akan dilakukan oleh anggota Polri.

Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Gatot Repli Handoko menuturkan, fakta Novia bunuh diri dikuatkan oleh keterangan ibu korban. Dia (korban) mengalami depresi berat sehingga minum racun jenis potasium.

Menurut, pengamat kepolisian dari Institut for Security and Strategic Studies (ISeSS) Bambang Rukminto menanggapi terkait kasus kematian Novia Widyasari yang bunuh diri karena diperkosa dan dipaksa aborsi oleh mantan pacarnya yang merupakan anggota polisi di Polres Pasuruan. Menurut dia, yang bisa membuat efek jera bagi anggota yang melanggar aturan adalah pemberhentian dengan tidak hormat.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: rilis

Tags

Terkini

Benarkah CPNS 2023 Sudah Tidak Ada Lagi?

Selasa, 25 Januari 2022 | 10:35 WIB

Lombok Diguncang Gempa Berkekuatan 4,6 Magnitudo

Selasa, 25 Januari 2022 | 09:20 WIB

Panglima TNI: Pola Pengamanan di Papua Lebih Natural

Selasa, 25 Januari 2022 | 02:11 WIB

Menkes: Omicron di Indonesia Sudah Capai 1.600 Kasus

Senin, 24 Januari 2022 | 19:40 WIB
X