Korban Meninggal Erupsi Gunung Semeru 43 Orang

- Kamis, 9 Desember 2021 | 18:07 WIB
Pencarian korban Erupsi Gunung Semeru.
Pencarian korban Erupsi Gunung Semeru.

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Tim gabungan terus melakukan upaya pencarian dan pertolongan lanjutan terhadap korban erupsi Gunung Semeru, Kamis (9/12/2021). Jumlah korban meninggal bertambah empat orang, sehingga totalnya menjadi 43 orang.

Dikutip dari laman BNPB, tim gabungan melakukan upaya pencarian di beberapa lokasi seperti Curah Kobokan, Kajar Kuning, Tambang Satuhan/Kebondeli Utara, Kampung Renteng dan Kebondeli Selatan. Selain itu, tim lainnya juga terus melakukan pembersihan dan asesmen lanjutan yang difokuskan di Kamar Kajang, Desa Sumberwuluh.

Baca Juga: Belajar dari Kasus Erupsi Semeru, Anis Matta: Indonesia Perlu Bangun Solidaritas Mitigasi Bencana

Giat pencarian dan pertolongan serta pembersihan yang dilakukan sejak pukul 05.30 WIB itu sempat dihentikan sementara setelah terpantau awan hitam pekat dan mendung di sekitar Curah Kobokan.

Berdasarkan laporan visual, pada pukul 06.22 WIB, Gunung Semeru tampak jelas dan teramati asap putih tebal yang meluncur ke arah Barat - Barat Daya hingga 1.000 meter.

Baca Juga: Butuh Bantuan! 764 Ekor Sapi, 684 Kambing, dan 3021 Peternak Terdampak Erupsi Gunung Semeru

Rangkuman laporan dari tim pencarian dan pertolongan di lapangan per pukul 12.00 WIB, jumlah korban meninggal dari erupsi Gunung Semeru bertambah empat orang sehingga totalnya menjadi 43 orang. Sementara itu, warga luka-luka ada 104 orang, yang mana sebanyak 32 orang mengalami luka berat dan 82 lainnya luka sedang.

Di samping itu, lokasi pengungsian juga mengalami peningkatan menjadi 121 yang terbagi di beberapa titik meliputi; Kecamatan Pronojiwo ada 10 lokasi/525 jiwa, Kecamatan Candipuro 10 lokasi/2.331 jiwa, Kecamatan Pasirian 4 lokasi/1.307 jiwa, Kecamatan Lumajang 11 lokasi/335 jiwa, Kecamatan Tempeh 13 lokasi/640 jiwa, Kecamatan Sukodono 9 lokasi/204 jiwa, Kecamatan Senduro 4 lokasi/66 jiwa, Kecamatan Sumbersuko 7 lokasi/302 jiwa.

Adapun Kecamatan Padang 3 lokasi/62 jiwa, Kecamatan Tekung 3 lokasi/67 jiwa, Kecamatan Yosowilangun 7 lokasi/89 jiwa, Kecamatan Kunir 7 lokasi/127 jiwa, Kecamatan Jatiroto 3 lokasi/59 jiwa, Kecamatan Rowokangkung 4 lokasi/37 jiwa, Kecamatan Randuagung 6 lokasi/24 jiwa, Kecamatan Ranuyoso 1 lokasi/26 jiwa, Kecamatan Klakah 5 lokasi/45 jiwa, Kecamatan Gucialit 3 lokasi/11 jiwa, Kecamatan Pasrujambe 2 lokasi/212 jiwa, Kecamatan Tempursari 2 lokasi/23 jiwa dan Kecamatan Kedungjajang 7 lokasi/50 jiwa.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Tags

Terkini

Benarkah CPNS 2023 Sudah Tidak Ada Lagi?

Selasa, 25 Januari 2022 | 10:35 WIB

Lombok Diguncang Gempa Berkekuatan 4,6 Magnitudo

Selasa, 25 Januari 2022 | 09:20 WIB

Panglima TNI: Pola Pengamanan di Papua Lebih Natural

Selasa, 25 Januari 2022 | 02:11 WIB

Menkes: Omicron di Indonesia Sudah Capai 1.600 Kasus

Senin, 24 Januari 2022 | 19:40 WIB
X