Kapolri Yakin Novel Baswedan Cs Dapat Bantu Ubah Budaya Korupsi di Tanah Air

- Jumat, 10 Desember 2021 | 17:15 WIB
Novel Baswedan dan mantan pegawai KPK dilantik jadi ASN Polri.  (©Liputan6.com/Herman Zakharia)
Novel Baswedan dan mantan pegawai KPK dilantik jadi ASN Polri. (©Liputan6.com/Herman Zakharia)


HARIANHALUAN.COM - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah melantik 44 mantan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi ASN Polri. Dia yakin dan berharap, Novel Baswedan bersama seluruh rekan-rekan yang telah bergabung menjadi bagian dari kepolisian dapat merubah budaya korupsi di Tanah Air.

"Kemarin sudah saya sampaikan mereka akan kita tempatkan di divisi pencegahan, di mana kan sudah disampaikan beberapa waktu yang lalu, bahwa disampaikan hal yang paling utama adalah bagaimana memperbaiki secara fundamental," tutur Listyo di Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta Selatan, Jumat (10/12/2021).

Menurut Listyo, rekam jejak 44 mantan pegawai KPK dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi tidak perlu diragukan lagi.

"Tentunya teman-teman ini kan memiliki rekam jejak yang tentunya rekam jejak ini kemudian bisa menjadi dasar pada saat melakukan kegiatan-kegiatan untuk menyelesaikan potensi kebocoran akar-akar masalah karena budaya korupsi, kita ubah dengan pengalaman mereka," jelas dia.

Keberadaan 44 mantan pegawai KPK yang kini telah menjadi ASN Polri, Listyo melanjutkan, instansi kepolisian dapat semakin kuat dalam upaya penanganan tindak pidana korupsi, khususnya dalam bidang pencegahan.

Baca Juga: Novel Cs Jadi ASN Polri, Fahri Hamzah: Jangan Melihat ke Belakang

"Saya yakin mereka bisa memperkuat upaya-upaya penanganan pemberantasan korupsi khususnya di sektor-sektor pencegahan. Karena memang penindakan itu ultimum remedium, tapi yang paling penting adalah bagaimana mencegah, merubah budaya, supaya masyarakat, supaya penyelenggara negara, pejabat negara, memahami dan kemudian ini bersama-sama kita bangun," Listyo menandaskan.

Sebelumnya, sebanyak 44 eks pegawai KPK telah resmi menjadi ASN Polri dan akan ditempatkan dalam Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas), termasuk Novel Baswedan. Satuan tersebut menggantikan Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dittipikor) Bareskrim Polri dan berada langsung di bawah komando Kapolri.

"Nanti dia sama dengan Densus 88 masih di bawah Kapolri," tutur Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada wartawan, Jumat (10/12/2021).

Halaman:

Editor: Heldi Satria

Sumber: Merdeka.com

Tags

Terkini

Pengumuman! Pemerintah Segera Hapus PPKM

Senin, 23 Mei 2022 | 11:11 WIB
X