Benarkah Akhir Tahun Terjadi Tsunami? Begini Kata BMKG

Milna Miana
- Sabtu, 11 Desember 2021 | 21:05 WIB
Ilustrasi tsunami (Foto: Pixabay)
Ilustrasi tsunami (Foto: Pixabay)

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan potensi bencana yang dapat terjadi di Indonesia saat libur Natal dan tahun baru.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati juga mengungkapkan sejumlah potensi bencana yang dapat terjadi di Indonesia pada akhir tahun.

Baca Juga: Waspada, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Banjir Rob di Sumbar

Salah satu potensi bencana itu ada di daerah Selat Sunda, tepatnya Cilegon, Banten, di mana bencana yang dimaksud adalah tsunami.

"Kami berikan informasi zona yang rawan tsunami misalnya di Cilegon, Banten, itu juga tempat wisata di Selat Sunda dapat berpotensi skenario terburuk mengalami tsunami dengan ketinggian hingga 8 meter," kata Dwikorita dikutip dari Kompas.com, Sabtu (11/12/2021).

Baca Juga: BMKG Sebut Gempa Selatan Jawa Timur Hari Bukan Megathrust

Berdasarkan data sejarah tsunami di Indonesia periode 1600-2021 yang dihimpun Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Daryono, dalam catatan sejarah, tsunami banyak terjadi pada akhir dan awal tahun.

Daryono menjelaskan, menurut data sejarah tsunami di Indonesia, tsunami memang banyak terjadi pada awal dan akhir tahun.

Akan tetapi, Daryono menekankan, bukan berarti awal dan akhir tahun merupakan musim tsunami.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: kompas.com

Tags

Terkini

X