Ayah Mahasiswa yang Tewas Buka Suara soal Kasus Anaknya

- Jumat, 27 September 2019 | 20:14 WIB

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Ayah kandung dari mendiang mahasiswa Universitas Halu Oleo, Kendari, Muhammad Yusuf Qardawi (19), Ramelan, mengaku mengikhlaskan kepergian anaknya.

Namun, ia mempersilakan jika ada pihak yang hendak mengawal proses hukum dalam kematian anaknya itu.

"Keluarga menginginkan proses hukum, saya sendiri saya anggap tidak perlu karena itu bagian dari takdir, tidak akan melanjutkan," aku dia, saat dihubungi CNNIndonesia.com, Jumat (27/9).


Jika pihak yang lain ingin melanjutkan proses hukumnya? "Ya silahkan kalau mau proses hukum," ucapnya.

Ramelan sendiri mengatakan tak berada di sisi Yusuf saat anaknya itu meninggal di RS Bahteramas, Jumat (27/9) pukul 04.05 WITA. Ia menuturkan baru dikabari soal kondisi anaknya yang kritis pada Kamis (26/9) malam.

Saat itu, ia berada di kediamannya di Raha, Pulau Mina, Sulawesi Tenggara. Ramelan kemudian bergegas menumpang kapal laut sekitar pukul 23.00 WIB. Ia tiba di kendari pada subuh keesokan harinya.

"Sebelum turun dari kapal saya dikabari [Yusuf] sudah meninggal," ucapnya.

Tiba di RS, Ramelan hanya mendapat informasi soal kematian Yusuf dari rekan-rekan kampusnya. Pihak RS tak memberikan informasi. Namun, petugas yang menangani operasi Yusuf mengatakan kepadanya bahwa penyebab kematian Yusuf masih dipelajari. (h/cnn)

Editor: Administrator

Terkini

Kelanjutan PPKM Level 4 Dibahas Hari Ini

Minggu, 25 Juli 2021 | 09:10 WIB
X