Bolehkah Anak Usia 6-11 Tahun yang Sudah Divaksin Libur Nataru? Ini Jawaban Ahli

- Sabtu, 18 Desember 2021 | 10:45 WIB
Ilustrasi vaksinasi anak
Ilustrasi vaksinasi anak

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Pemerintah telah merapkan vaksinasi covid-19 untuk anak usia 6–11 tahun mulai Selasa 14 Desember 2021. Langkah ini bertujuan melindungi seluruh pihak dari wabah covid-19, termasuk varian omicron yang terdeteksi ada di Indonesia.

Vaksinasi ini tentunya akan memberikan perlindungan tambahan bagi anak-anak agar tidak mudah terinfeksi covid-19. Meski sudah divaksinasi, tapi apakah boleh anak-anak liburan di masa Natal dan tahun baru (Nataru)?.

Baca Juga: Jangan Lupa Bawa Dokumen Ini Saat Vaksinasi Anak 6-11 Tahun

Menjawab hal tersebut, Executive Director International Paediatrics Association (IPA) dan President Asia Pacific Paediatrics Association (APPA) Profesor Dr dr Aman Bhakti Pulungan SpA(K) mengatakan bahwa secara pribadi belum menganjurkan anak melakukan liburan pada akhir tahun ini. Terlebih varian baru covid-19 varian omicron telah dikonfirmasi masuk ke Indonesia.

"Sabar dulu dan jangan dulu berlibur saat ini. Setiap masa liburan panjang seperti ini pengalaman kita tahun lalu sejak Juni sampai Oktober kasus covid-19 meningkat. Januari dan Februari nanti juga sama," kata Prof Aman dalam Media Briefing Update 'Rekomendasi IDAI dan Asosiasi Dokter Anak Internasional (IPA) Mengenai Vaksin Covid-19 pada Anak Usia 6–11 tahun', dikutip dari Okezone.com, Sabtu (18/12/2021).

Baca Juga: Wako Padang Apresiasi RSUP M Djamil Buka Layanan Vaksinasi Anak usia 12-17 tahun 

Lebih lanjut ia mengatakan jika anak belum divaksin maka sangat tidak dianjurkan untuk tidak bepergian. Bahkan jika sudah divaksinasi pun, anak masih memiliki kemungkinan tertular covid-19.

"Sebab kalau anak baru divaksinasi pada saat ini, dan kalau dia pergi liburan kan baru 2–3 minggu pasca-divaksinasi. Kita tidak tahu antibodi dan yang lain-lainnya seperti apa," jelasnya.

Prof Aman menambahkan bahwa apa pun jenis virus covid-19, tapi protokol kesehatannya masih tetap sama. Oleh karena itu, anak-anak di dunia tidak dianjurkan melakukan travelling. (*)

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: Okezone.com

Tags

Terkini

X