Wow! Ralat Pernyataan Setelah Banjir Kritik, Nadiem: UN Tidak akan Dihapus

- Jumat, 13 Desember 2019 | 11:10 WIB

JAKARTA,HARIANHALUAN.COM-Akhirnya  Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim, meralat pernyataannya terkait keputusannya  untuk menghapus Ujian Nasional (UN) mulai 2021. Mantan Bos Gojek itu  menyatakan bahwa  UN bukan dihapus, melainkan hanya formatnya saja yang akan diganti.

“Agar tidak ada mispersepsi, UN itu tidak dihapus. Mohon maaf, kata ‘dihapus’ itu hanya headline di media agar diklik, karena itu yang paling laku,” kata Nadiem di Raker Komisi X DPR, seperti dilansir laman  inews, Jumat ini.

Dihujani kritik, Nadiem berkilah bahwa  dia hanya akan menghapus format dari  UN  tersebut yang selama ini mengetes siswa per mata pelajaran. 

Mantan bos Gojek itu  berdalih, Ke depan, format ujian semacam itu akan diubah menjadi asesmen kompetensi minimum dan survei karakter. Jadi,  UN tetap ada,  bukan dihapus. 

“Diganti (formatnya), tapi dengan asesmen kompetensi minimum, yaitu hampir mirip-mirip seperti PISA, yaitu literasi, numerasi, plus ada satu survei karakter,” ujarnya.

Oleh karena itu, dia meminta kepada seluruh anggota Komisi X DPR agar ke depan tidak lagi berbicara soal rencana penghapusan UN kepada publik lewat media massa. “Jadi mohon tidak lagi bicara kepada media atau apa bahwa UN dihapus,” ujr Nadiem penuh harap.

Padahal sebelumnya, mantan bos Gojek itu  menyatakan, UN Tahun 2020 adalah yang terakhir kalinya dilaksanakan di Indonesia. 

Untuk 2021, ujian itu akan diganti dengan asesmen kompetensi minimum di 2021. 

Menanggapi  "ralat"  tersebut, Anggota Komisi X DPR Sudewo mengingakan  Nadiem agar lain kali jangan terburu-buru memutuskan menghapus atau mengganti sistem UN dengan asesmen kompetensi minimum pada 2021. 

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Kerumunan Ritual Mistis Dibubarkan Polsek Nongsa

Jumat, 23 Juli 2021 | 18:10 WIB

Ngabalin Yakini Jokowi Bisa Mengatasi Pandemi

Jumat, 23 Juli 2021 | 14:20 WIB
X