Kedatangan 482 Ribu Vaksin AstraZeneca, Pemerintah Minta Masyarakat Tak Pilih-pilih Merek

- Selasa, 21 Desember 2021 | 21:30 WIB
vaksin AstraZeneca
vaksin AstraZeneca

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Indonesia, hari ini kedatangan vaksin AstraZeneca dalam jumlah 482.000 dosis vaksin jadi. Kedatangan vaksin tahap ke-162 ini merupakan donasi COVAX.

"Lancarnya kedatangan vaksin, membuat upaya percepatan dan perluasan program vaksinasi jadi lebih optimal," ujar Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kemenkominfo Usman Kansong, Selasa (21/12/2021).

Baca Juga: 1 Juta Dosis Vaksin AstraZeneca Bantuan Australia Tiba di Tanah Air

Sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Usman menambahkan, setiap vaksin jadi yang telah datang, akan langsung secepatnya didistribusikan ke berbagai daerah di Indonesia, agar program penyuntikan vaksin berjalan lancar dan lebih cepat.

Selain jaminan ketersediaan stok vaksin dan upaya percepatan vaksinasi, lanjutnya, pemerintah juga terus memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya bagi yang masih ragu dan enggan untuk divaksinasi. Dia menegaskan, vaksinasi menjadi pelindung terhadap ancaman virus COVID-19 yang telah bermutasi beberapa kali ini.

Baca Juga: Lagi, Lebih dari 4 Juta Lebih Dosis Vaksin AstraZeneca Mendarat di Indonesia  

Usman menambahkan, vaksinasi adalah salah satu kunci untuk melindungi diri dan bangsa dari ancaman COVID-19. Tercapainya herd immunity di Indonesia bisa meningkatkan kemampuan bangsa kita untuk segera keluar dari pandemi yang telah berlangsung nyaris dua tahun ini.

"Program vaksinasi sudah berlangsung hampir setahun, dan kita telah berada di jalur yang tepat dengan terus mengamankan stok vaksin untuk kebutuhan penduduk Indonesia," ujarnya.

Usman meminta masyarakat untuk segera lakukan vaksinasi, supaya terlindungi dan mengurangi risiko sakit berat jika terpapar COVID-19. Sebab, menurut Usman, berdasarkan pantauan di lapangan, terdapat fenomena masyarakat yang menunda vaksinasi karena pilih-pilih merek, hal itu menyebabkan upaya percepatan vaksinasi menjadi terkendala.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: rilis

Tags

Terkini

X