Tak Main-main, Pemerintah Siapkan Sanksi Bagi Daerah dengan Capaian Vaksinasi Rendah

- Sabtu, 25 Desember 2021 | 06:30 WIB
Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian
Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menegaskan bahwa capaian vaksinasi menjadi salah satu indikator evaluasi kinerja pemerintah daerah (Pemda). Oleh karena itu dia pun meminta pemda untuk dapat menggenjot capaian vaksinasi hingga akhir Desember 2021.

Hal ini disampaikan Tito saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Covid-19 dan Percepatan Vaksinasi.

Baca Juga: Capaian Vaksinasi di Sumbar Sudah 63%

"Percepatan vaksinasi selain untuk proteksi masyarakat kita, sekaligus juga salah satu indikator kinerja dari daerah," katanya dikutip dari Okezone.com, Sabtu (25/12/2021).

Dia mengatakan bahwa pada awal Januari tahun 2022 pemerintah pusat bakal mengevaluasi kinerja pemda. Evaluasi di tingkat provinsi bakal langsung dilakukan oleh Presiden.

Baca Juga: Jubir Kominfo Sebut Capaian Vaksinasi di Indonesia Belum Penuhi Target WHO

Sementara Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akan mengevaluasi pemerintah di tingkat kabupaten/kota. Evaluasi itu salah satunya untuk melihat capaian laju vaksinasi di masing-masing Pemda.

Bagi Pemda yang laju vaksinasinya sesuai target akan diberi apresiasi.
Sebaliknya, terhadap daerah yang laju vaksinasinya rendah akan diberikan sanksi.

"Bagi (daerah) yang jomplang sekali (laju vaksinasinya) pasti kita akan sampaikan punishment (sanksi)," tegasnya.

Sanksi yang akan diberikan kepada Pemda salah satunya adalah tidak diberikannya Dana Insentif Daerah (DID). Kemudian evaluasi ulang terkait pemberian Dana Alokasi Khusus (DAK) dan beragam bentuk sanksi lainnya.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: Okezone.com

Tags

Terkini

Airlangga Tegaskan KIB Belum Bahas Capres 2024

Selasa, 5 Juli 2022 | 15:34 WIB

Airlangga: KIB Dibentuk untuk Pemilu Presiden

Selasa, 5 Juli 2022 | 15:29 WIB
X