Jokowi Dikritik Tak Berani Transparan soal Suspect Corona RI

- Jumat, 13 Maret 2020 | 19:59 WIB

Basis data digunakan untuk membangun sistem awareness berbasis data ticketing kereta, pesawat dan kendaraan lainnya. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bisa mengelola basis data tersebut dan membuat peta wilayah sebaran corona yang bisa diakses masyarakat.

"Sehingga warga bisa mengecek dirinya apakah pernah satu moda transportasi dengan positif corona," kata Pratama.

Senada dengan Pratama,  Pakar TIK Abimanyu Wahyu Hidayat  mengatakan transparansi wilayah sebaran corona tersebut bisa dijadikan referensi bagi masyarakat untuk menghindari wilayah tersebut. Selain itu, pemerintah atau pemangku kebijakan terkait juga bisa melakukan penyemprotan desinfektan di wilayah tersebut.

"Dengan demikian orang yang dekat situ bisa sadar dan langsung cuci baju dan tangan. Pengelola bangunan juga lakukan desinfektan apabila masuk ke wilayah tersebut," kata Abimanyu.

Abimanyu menyarankan agar situs Kementerian Kesehatan (Kemenkes) juga tak hanya menampilkan statistik jumlah terduga maupun poisitif corona. Diharapkan situs juga bisa menampilkan perkembangan dari pasien positif corona.

"Harusnya Kemenkes tak hanya tampilkan statistik tapi juga tampilkan gejala dan perkembangan dari pasien positif corona," kata Abimanyu.

Lebih lanjut Pratama mengatakan penggunaan data pribadi ini harus meminta izin regulator terlebih dahulu. Kemenkominfo dalam hal ini bisa mengambil peran.

Pemerintah bisa mengatur mana informasi yang diminta publik tanpa mengurangi privasi warga yang terjangkit corona sesuai dengan UU Keterbukaan Informasi Publik.

"Di sisi lain, menurut UU [Keterbukaan Informasi Publik] masyarakat berhak mendapatkan informasi yang jelas dan terbuka, apalagi jika informasi tersebut bisa dimanfaatkan untuk melahirkan sistem penanggulangan yang bermanfaat," tutur Pratama.

Relawan Covid-19 Desak Jokowi Transparan soal Corona

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

2 Kunci Pengendalian Covid-19 Ala Presiden, Simak!

Rabu, 22 September 2021 | 16:15 WIB

Sabar! Pemerintah Belum Putuskan Cuti Bersama 2022

Rabu, 22 September 2021 | 13:07 WIB
X