Begini Tata Cara Prosesi Nikah di Tengah Penyebaran Corona Sesuai Aturan Kemenag

- Rabu, 25 Maret 2020 | 21:48 WIB

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Pandemi virus corona penyebab Covid-19 mengakibatkan pelbagai aktivitas terganggu. Termasuk, pernikahan yang jauh-jauh hari direncanakan.

Kalaupun tak bisa dibatalkan, di tengah wabah corona ini, menikah tetap dapat dilakukan asalkan dengan sejumlah ketentuan. Kementerian Agama mengeluarkan panduan menikah di Kantor Urusan Agama (KUA) dan di luar KUA seperti rumah atau gedung.

Panduan menikah ini diterbitkan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Sebab perayaan pernikahan merupakan salah satu tempat berkumpulnya banyak orang secara dekat. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko penularan virus corona.


Berikut panduan menikah di tengah pandemi corona.

1. Akad nikah dilaksanakan di KUA

- Jumlah orang yang mengikuti prosesi akad nikah dalam satu ruangan dibatasi yakni tidak lebih dari 10 orang.

- Calon pengantin dan anggota keluarga yang mengikuti prosesi harus mencuci tangan dengan sabun--yang mengandung antiseptik--atau hand sanitizer dan, menggunakan masker.

- Petugas, wali nikah, dan calon pengantin laki-laki menggunakan sarung tangan dan masker pada saat ijab kabul.

2. Akad nikah yang dilaksanakan di luar KUA

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Status Irjen Napoleon Ditentukan Pekan Depan

Sabtu, 25 September 2021 | 22:20 WIB

Hari Ini Kasus Covid-19 di Indonesia Bertambah 2.137

Sabtu, 25 September 2021 | 19:45 WIB

Ini 7 BUMN yang Mau Dibubarkan Erick Thohir

Sabtu, 25 September 2021 | 19:30 WIB

Mana yang Mahal Harga BBM RI atau Malaysia?

Sabtu, 25 September 2021 | 18:22 WIB
X